Tim Pemadam Kebakaran Pos Pare Bergerak Cepat Padamkan Api di Area PT Ajinomoto dan CV Sengon Maju Lancar Tanpa Korban Jiwa
Kediri,Montera.co.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kediri melalui Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Pare bergerak cepat menanggulangi dua insiden kebakaran yang melanda area industri pada Jumat (9/10/2026). Dalam waktu satu hari, petugas berhasil memadamkan kebakaran lahan di PT Ajinomoto serta kebakaran silo pemanas di CV Sengon Maju Lancar.
Plt. Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Drs. Kaleb Untung Satrio Wicaksono, MM., mengonfirmasi bahwa seluruh armada dan personel di lapangan merespons laporan warga dengan siaga penuh sehingga api berhasil dikuasai sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) tanpa memakan korban jiwa.
Kebakaran Lahan di PT Ajinomoto
Insiden pertama terjadi di area PT Ajinomoto yang berlokasi di Jalan Kunjang – Badas, Desa Tunglur, Kecamatan Badas. Laporan masuk dari warga bernama Syeh Abidin pada pukul 09.26 WIB. Tim Damkar Pos Pare langsung memberangkatkan satu unit armada bus (AG 8157 EP) bersama lima personel pada pukul 09.30 WIB dan tiba di lokasi tujuh menit kemudian.
Kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran tumpukan sampah dan kayu kering yang merambat ke lahan kosong serta rumpun bambu di sekitar lokasi perusahaan. Kobaran api yang membesar sempat memicu kepanikan para karyawan. Petugas melakukan penanganan intensif hingga api benar-benar padam pada pukul 13.00 WIB. Kerugian material ditaksir mencapai Rp10 juta, sementara aset senilai Rp30 juta berhasil diselamatkan.
Kebakaran Silo di CV Sengon Maju Lancar
Hanya berselang beberapa jam, laporan kebakaran kembali diterima pada pukul 15.15 WIB dari Ibu Berina. Kali ini, kebakaran melanda silo pabrik pengolahan kayu milik CV Sengon Maju Lancar yang terletak di Dusun Gedangsewu Kulon, Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare.
Petugas Damkar Pos Pare mengerahkan armada dan lima personel ke lokasi pada pukul 15.27 WIB dan tiba pukul 15.32 WIB. Kebakaran terjadi saat operasional produksi berlangsung, di mana karyawan mendapati kepulan asap dari oven pemanas. Hasil pemeriksaan mengindikasikan serbuk kayu di dalam silo terbakar akibat suhu berlebih (overheat).
Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 17.20 WIB. Meski mengalami kerugian material sekitar Rp5 juta, penanganan cepat petugas berhasil menyelamatkan aset pabrik bernilai sekitar Rp200 juta.
Kedua insiden tersebut tidak menelan korban luka maupun jiwa. Satpol PP Kabupaten Kediri mengimbau seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya yang dipicu oleh pembakaran sampah sembarangan dan pengawasan mesin produksi berlapisan panas.(Dan/Ali)

