Pilu di Kediri, Korban KMP Virgo Transport 8 Tinggalkan Bayi 8 Bulan, Sempat Kirim Video Sebelum Hilang Kontak

Deny Ridzal Saputra (29) Dimakamkan Rabu Siang, Mertua Selamat Berkat Pelampung

Kediri,Montera.co.id – Suasana duka menyelimuti Dusun Mekikis, Desa Mekikis, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, Rabu (16/9/2026). Jenazah Deny Ridzal Saputra (29) warga Jalan Nanas RT 02 RW 03, salah satu korban insiden KMP Virgo Transport 8 rute Surabaya – Banjarmasin, telah dimakamkan di pemakaman umum desa setempat sekitar pukul 11.00 WIB.

Kepergian Deny meninggalkan duka mendalam. Pria yang dikenal ramah dan suka berkumpul dengan warga itu meninggalkan seorang anak laki-laki yang baru berusia delapan bulan.

Sempat Kirim Video Malam Sebelum Insiden
Keponakan korban, Dina Puji Lestari, menceritakan detik-detik terakhir komunikasi keluarga dengan Deny. Sebelum kejadian, Deny masih sempat memberi kabar.

Deny berangkat bersama mertuanya, Bambang Sartono yang akrab disapa Bambang Melon. Keduanya membawa ekspedisi paket buah dan sayuran dari Surabaya menuju Banjarmasin.

Komunikasi terakhir terjadi pada Sabtu (12/9/2026) malam.

“Itu Sabtu malam ngasih kabar ngirim video keadaan,” kata Dina saat ditemui di rumah duka, Rabu (16/9/2026) siang.

Setelah pukul 22.00 hingga 24.00 WIB, kontak terputus total. Keluarga baru mengetahui ada kendala pada kapal tersebut pada Minggu (13/9) pagi.
Berangkat Bergantian Jaga Ekspedisi
Menurut keluarga, Bambang memang rutin mengirim ekspedisi Surabaya – Banjarmasin. Biasanya ia ditemani anak keduanya, Rizky, yang baru lulus SMA.

Namun keberangkatan Jumat lalu dilakukan bergantian. Kali ini giliran Deny, menantu dari anak pertama Bambang, yang mendampingi.

“Memang untuk biasanya Bapak Bambang sering mengirimkan ekspedisi dari Surabaya ke Banjarmasin ditemani oleh anaknya yang habis lulus SMA bernama Kak Rizky. Sedangkan almarhum Deny adalah mantu dari anak pertamanya bapak. Pada saat kemarin hari Jumat itu mereka berangkat karena bergantian,” jelas Dina.

Saat insiden terjadi, dari informasi yang diterima keluarga, Bambang sempat memakai pelampung meski belum terkunci. Sementara Deny disebut belum sempat mengenakan pelampung karena terpeleset saat kapal dihantam ombak.

“Pas waktu kapalnya ada ombak. Belum sempat pakai pelampung tapi orangnya kepleset. Kalau Mas Bambangnya udah sempat pakai pelampung tapi belum dikunci,” tutur Dina.

Tinggalkan Bayi 8 Bulan, Polisi dan Pemkab Datang Takziah
Kabar pasti tentang Deny baru diterima keluarga Selasa (15/9/2026) sore. Tim dari Polda Jawa Timur menghubungi keluarga untuk verifikasi identitas. Sekitar pukul 15.00 WIB, keluarga mendapat kabar Deny telah ditemukan meninggal dunia.

Sementara mertuanya, Bambang Sartono, dinyatakan selamat dan saat ini masih menjalani verifikasi serta pemeriksaan di RS Bhayangkara sebelum dipulangkan ke Kediri.

“Alhamdulillah dapat informasi bahwa Pak Bambang masih selamat, ya tinggal Mas Deni akhirnya udah ketemu,” ungkap Dina.

Dina mengenang Deny sebagai sosok yang hangat. “Yo seneng kumpul mbek arak-arek,” katanya.

Sejak pagi, rumah duka dipadati pelayat mulai dari kerabat, tetangga, hingga jajaran pemerintah desa dan kabupaten.

Wakapolres Kediri, Kompol Hari Kurniawan, yang datang bersama Kasatlantas dan Kapolsek Purwoasri menyampaikan belasungkawa mewakili Kapolres Kediri. Pihaknya juga memberikan bantuan sembako, santunan, serta pendampingan kesehatan dari Sidokkes Polres Kediri.

“Kami mewakili Bapak Kapolres Kediri ikut takziah, berduka, berhubungan KMP Virgo. Harapan kami memberikan support, dukungan moral agar keluarga bisa kembali menjalani kehidupan normal,” ujar Hari.

Senada, Kepala BPBD Kabupaten Kediri, Ariyanto, yang mewakili Pemkab Kediri mengatakan pihaknya melakukan pendampingan penyerahan jenazah. Ia menyebut ada rencana santunan sekitar Rp 50 juta dan tambahan Rp 20 juta untuk anak korban dari pemerintah, serta bantuan dari Dinas Sosial Provinsi Jatim yang masih dalam proses administrasi.

“Kami mengucapkan belasungkawa yang sebesar-besarnya. Kami berharap keluarga diberi kesabaran, ketabahan, karena bagaimanapun masih ada anaknya, masih umur 8 bulan,” pungkas Ariyanto.(Dan/Ali)

Pos terkait

banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *