Kediri,Montera.co.id – Suasana meriah dan antusiasme luar biasa memadati Golden Theater Kediri, Kamis malam (21/5/2026). Ratusan penggemar berbondong-bondong hadir untuk menyaksikan penayangan khusus atau Advance Screening film horor komedi paling dinanti tahun ini, Sekawan Limo 2.
Kehadiran langsung sang sutradara sekaligus pemeran utama, Bayu Skak, bersama seluruh jajaran pemain utama menjadi puncak kegembiraan malam itu. Tidak hanya menyapa dan bersalaman dengan penggemar, para bintang film juga menghibur hadirin dengan penampilan lagu serta membagikan kaus edisi terbatas. Suara sorak-sorai dan teriakan histeris penonton pecah seisi gedung menyambut kehadiran tim produksi asal Jawa Timur ini.
Lanjutan Kisah Lima Sekawan Berhadapan Hantu Kekinian di Vila Angker
Sebagai kelanjutan sukses besar film pertama Sekawan Limo (2024) yang disaksikan lebih dari 2,1 juta penonton, film produksi Starvision Plus ini kembali mengajak penonton menyusuri petualangan mistis Bagas (Bayu Skak), Dyny (Firza Valaza), Lenny (Keisya Levronka), Juna (Benedictus Siregar), dan Deri (Nadya Arina).
Kali ini, kelima sahabat berniat melepas penat dan berlibur tenang ke sebuah vila tua yang terletak di kawasan Lembang. Namun, alih-alih mendapatkan ketenangan, mereka justru diganggu keras oleh sang penghuni vila yang tidak terima kedatangan tamu tak diundang.
Yang membuat unik dan berbeda dari film horor lain, teror yang disajikan bukan hanya dari sosok nenek tua seram. Sekawan Limo 2 menghadirkan hantu-hantu yang sangat dekat dengan kehidupan masa kini, mulai dari hantu influencer, hantu FOMO, pocong media sosial, hingga Tuyul TikTok, yang siap membuat penonton bergidik sekaligus tertawa.
Rumus Berubah: Horor 60%, Komedi 40% – Lebih Seram namun Tetap Mengocok Perut
Salah satu informasi paling ditunggu yang diungkapkan Bayu Skak dalam sesi wawancara di lokasi adalah perubahan porsi cerita. Jika di film pertama unsur komedi mendominasi hingga 70%, kali ini tim produksi sengaja membalik komposisinya demi menghadirkan tontonan yang lebih matang dan menegangkan.
“Kalau di bagian pertama horornya sekitar 30% dan komedi 70%, nah di Sekawan Limo 2 ini kami balik menjadi Horor 60%, Komedi 40%. Jadi jauh lebih seram, suasananya lebih mencekam, tapi pastikan komedinya tetap kami garap rapat karena penonton butuh hiburan lengkap,” ungkap Bayu Skak.
Sutradara kelahiran Jawa Timur ini juga menegaskan bahwa film keduanya membawa eskalasi cerita yang lebih dewasa, menyesuaikan dengan perkembangan penonton yang kini menginginkan tontonan yang tidak sekadar lucu, namun juga memacu adrenalin.
Berlatar ‘Gunung Klawih’, Lokasi Syuting Asli di Malang Dihormati dengan Nama Fiktif
Ada fakta menarik dibalik latar tempat yang digunakan dalam cerita. Bayu menjelaskan bahwa nama Gunung Klawih yang disebut-sebut sepanjang film adalah nama rekaan atau plesetan untuk menghormati lokasi asli pengambilan gambar yang berada di wilayah Kabupaten Malang.
“Kami beri nama Gunung Klawih agar lebih menghormati nama gunung aslinya di Malang, kami tidak ingin menyebut nama sebenarnya. Tapi percayalah, petualangan kali ini jauh lebih seru dan menantang dibandingkan sebelumnya,” jelasnya.
Selain kisah mistis, candaan yang disuguhkan pun dikemas sangat kekinian dan tajam, menyindir berbagai fenomena tahun 2026 mulai dari tren kecerdasan buatan (AI), fenomena childfree, hingga budaya quiet quitting. Menariknya, penonton juga akan disuguhkan penampilan spesial atau cameo lucu dari pelawak ternama seperti Tretan Muslim, Coki Pardede, hingga Andre Taulany.
Pesan Mendalam: Hindari Jalan Pintas, Segala Sesuatu yang Instan Berujung Petaka
Di balik tawa dan ketegangan yang disajikan, film ini ternyata menyimpan pesan kehidupan yang dalam. Bayu berpesan kepada seluruh penonton untuk tidak tergoda mengambil jalan pintas atau cara instan dalam menyelesaikan masalah hidup.
“Pesan utamanya jelas: Sesuatu yang instan itu ujungnya bisa jadi petaka. Sering kali kita membandingkan hidup dengan orang lain hanya melihat kemewahan di media sosial, padahal kita tidak tahu beratnya perjuangan di baliknya,” tegas Bayu mengingatkan.
Bagi warga Kediri dan sekitarnya yang sudah tak sabar melihat kelakuan kocak sekaligus mengerikan Bagas dan kawan-kawan, Sekawan Limo 2 dijadwalkan akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 27 Mei 2026. Jangan lewatkan momen seram sekaligus lucu ini bersama teman-teman!.(Dan/Ali)







