Madiun,Montera.co.id– Libur sekolah tahun ini bakal terasa berbeda bagi anak-anak dan keluarga di wilayah Jawa Timur bagian barat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun secara resmi meluncurkan program tahunan bertajuk “KAI Schooliday 2026”.
Mengusung tema “Liburan Bermakna Bersama KAI”, inisiatif ini bukan sekadar ajang hiburan, melainkan upaya strategis untuk menanamkan kecintaan generasi muda terhadap transportasi rel sejak dini melalui pendekatan yang edukatif dan inklusif.

Upacara Pembukaan yang Meriah dan Edukatif
Suasana khidmat namun ceria mewarnai upacara pembukaan yang berlangsung di Stasiun Madiun. Acara ini dibuka langsung oleh Deputy Vice President KAI Daop 7 Madiun, Alam Prasetyo. Kehadirannya menegaskan komitmen perusahaan untuk menghadirkan pelayanan yang tidak hanya efisien, tetapi juga ramah anak dan bernilai edukasi tinggi selama momen libur panjang.
Pembukaan acara dimeriahkan dengan lomba mewarnai khusus untuk siswa SD Kelas 1 dan 2, serta sosialisasi keselamatan perjalanan kereta api yang disampaikan oleh Tim Humas dan Tim Pengamanan (PAM) Daop 7 Madiun. Para pemenang lomba tak pulang dengan tangan hampa; mereka membawa pulang uang pembinaan, sertifikat, souvenir eksklusif, hingga voucher tiket kereta api gratis.
Hiburan live music turut menyemarakkan suasana, menghibur para peserta lomba, pengunjung stasiun, serta pelanggan KA yang sedang menunggu keberangkatan atau baru saja tiba.
Dua Agenda Utama: Dari Belajar Jadi Petugas Hingga Festival UMKM
KAI Schooliday 2026 dirancang dengan dua pilar kegiatan utama yang bertujuan memberikan pengalaman baru bagi anak-anak:
1. KAI Rail Academy: Pengalaman Menjadi Petugas Stasiun Sehari
Ini adalah program unggulan yang paling dinantikan. Anak-anak diberi kesempatan langka untuk merasakan peran sebagai petugas stasiun. Mulai dari melayani penumpang dengan ramah hingga proses pemeriksaan tiket (boarding), semua dilakukan di bawah bimbingan staf profesional KAI. Program ini diharapkan dapat membangun karakter disiplin dan tanggung jawab pada anak.
2. KAI Mini Fair (8–12 Juli 2026)
Selama lima hari berturut-turut, area stasiun akan berubah menjadi pusat keramaian yang positif. Festival ini menghadirkan:
Bazar produk lokal UMKM untuk mendukung ekonomi daerah.
Lomba mewarnai bertema perkeretaapian.
Panggung hiburan live music yang menghibur seluruh lapisan masyarakat.
Fasilitas Ramah Anak Siap Sedia
Menyadari bahwa kenyamanan adalah kunci kepuasan pelanggan keluarga, KAI Daop 7 Madiun memastikan kesiapan fasilitas pendukung. Tohari, Manager Humas Daop 7 Madiun, menjelaskan bahwa stasiun dan rangkaian kereta telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas ramah anak.
“Fasilitas seperti Ruang Bermain Anak (Kid’s Zone), Ruang Laktasi untuk ibu menyusui, serta menu khusus anak di kereta makan sudah siap digunakan. Kami juga menyiagakan personel Polsuska dan Customer Service untuk membantu kebutuhan penumpang,” ujar Tohari.
Imbauan Keselamatan untuk Orang Tua
Meskipun fasilitas sudah disiapkan dengan matang, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama. KAI mengimbau kepada para orang tua untuk senantiasa mengawasi buah hati mereka, baik saat berada di area peron maupun di dalam gerbong kereta. Pengawasan aktif dari orang tua sangat diperlukan demi menciptakan lingkungan perjalanan publik yang aman dan nyaman bagi semua pihak.
“Dengan diselenggarakannya event ‘KAI Schooliday 2026’ ini, kami berharap dapat menghadirkan pengalaman perjalanan bersama KAI menjadi lebih bermakna, khususnya bagi pelanggan cilik,” pungkas Tohari menutup keterangannya.
Bagi warga Madiun dan sekitarnya, ini adalah momen tepat untuk menjadikan liburan sekolah sebagai waktu berkualitas bersama keluarga, sambil belajar menghargai sejarah dan pentingnya transportasi kereta api bagi bangsa.(Dan/Ali)







