Ketua Fraksi Golkar: “Anggaran untuk Anak Muda Akan Saya Usahakan Maksimal”
Kediri,Montera.co.id– Dukungan penuh dari legislatif mengalir untuk kegiatan QOHWATINA: Merawat Tradisi Menjemput Syafaat Ilahi di Gedung Harmoni, Banjarmlati, Kota Kediri, Jumat malam (10/7/2026).
Ketua Fraksi Partai Golkar sekaligus Anggota Komisi A DPRD Kota Kediri, Imam Wihdan Zarkasyi, S.T., M.M., hadir langsung di tengah ratusan pemuda dan memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif IPNU, IPPNU Banjarmlati, dan Karang Taruna Bina Bakti 22.
Pria yang akrab disapa Pak Lek Man itu menegaskan bahwa DPRD Kota Kediri siap mengawal setiap ruang gerak positif pemuda. Menurutnya, acara berbasis sholawat dan kaderisasi Aswaja seperti QOHWATINA adalah contoh konkret kegiatan yang harus terus didorong.
“Masa depan bangsa ada di tangan pemuda yang aktif merawat nilai-nilai baik seperti ini. Ini bukan sekadar kumpul, tapi gerakan kultural yang membentengi generasi muda,” tegas Gus Imam dalam sambutannya.
Komitmen Anggaran untuk Pemuda
Tak hanya hadir memberi motivasi, Pak Lek Man juga menyampaikan komitmen nyata dari kursi legislatif. Ia membuka peluang dukungan anggaran bagi kegiatan kepemudaan dan pelajar di Kota Kediri.
“Tentu jika ada peluang atau pos anggaran yang bisa kita dorong demi kemajuan kegiatan anak muda maupun pelajar, saya akan usahakan semaksimal mungkin ke arah sana,” ujarnya. Pernyataan itu langsung disambut tepuk tangan hangat seluruh hadirin.
Toleransi Jadi Kunci Kediri Damai
Dalam kesempatan itu, Gus Imam turut menekankan pentingnya merawat identitas Kediri sebagai kota santri yang menjunjung tinggi toleransi. Ia menilai santri dan pemuda agamais adalah benteng utama menjaga harmoni keberagaman.
“Selama para santri dan warganya konsisten menjaga kekuatan iman serta keharmonisan dalam keberagaman, insyaallah Kota Kediri akan terus maju, kokoh, dan damai,” tuturnya.
Kehadiran dan dukungan langsung Ketua Fraksi Golkar ini menjadi angin segar bagi pemuda Banjarmlati. QOHWATINA pun tak hanya sukses secara kultural dan spiritual, tapi juga mendapat legitimasi politik untuk terus berlanjut sebagai agenda positif Kota Kediri.(Dan/Ali)







