Api Mengamuk di Dua Titik Kediri! Lahan Tebu dan Bekas Kandang Dilalap Si Jago Merah

Damkar Satpol PP Kediri Turun dengan Dua Armada, Bara Sampah Diduga Picu Kebakaran hingga Merembet ke Bekas Kandang

Kediri,Montera.co.id– Si jago merah kembali bikin geger warga Kabupaten Kediri. Dalam rentang waktu berbeda, api mengamuk di dua lokasi sekaligus, yakni lahan tebu di Kecamatan Kunjang dan bekas kandang kambing di Kecamatan Kayen Kidul.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Kediri langsung diterjunkan. Dua armada dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter dikerahkan untuk memburu dan menjinakkan kobaran api.

Beruntung, dua kejadian tersebut berhasil dikendalikan. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kedua kebakaran tersebut.

Lahan Tebu Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta

Kebakaran pertama terjadi di lahan tebu milik H. Sentot Djamaludin, Jalan Kapas-Kunjang, Dusun Kapas, Desa Kapas, Kecamatan Kunjang.

Laporan kebakaran diterima Damkar Kabupaten Kediri sekitar pukul 17.43 WIB, Sabtu (24/9/2026). Tim Damkar Pos Pare langsung meluncur dan tiba di lokasi sekitar pukul 18.00 WIB.

Api membakar lahan tebu. Seorang mandor sebelumnya mendapat laporan dari warga bahwa lahan milik tersebut terbakar.

Yang membuat situasi semakin genting, penyebab munculnya api hingga kini belum diketahui.

Petugas tidak tinggal diam. Dua armada Damkar, masing-masing dari Pos Pare dan Pos Grogol, diterjunkan. Total 11 personel berjibaku melakukan pemadaman.

Proses pemadaman berlangsung berjam-jam. Api baru berhasil ditaklukkan sekitar pukul 23.36 WIB.

Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta. Sementara aset senilai sekitar Rp100 juta berhasil diselamatkan.

Tidak ada korban luka maupun korban meninggal dunia.

Bara Sampah Dikira Padam, Malah Membesar Tengah Malam

Belum selesai kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran, kejadian lain muncul di Kecamatan Kayen Kidul.

Kali ini, api membakar bekas kandang kambing milik Ida di RT 02/RW 04, Dusun Sukoharjo, Desa Sukoharjo.

Kebakaran dilaporkan sekitar pukul 23.35 WIB, Sabtu (26/9/2026). Petugas Damkar Pos Pare langsung bergerak dan tiba di lokasi sekitar pukul 23.53 WIB.

Kebakaran ini diduga bermula dari aktivitas membakar sampah pada siang hari.

Pemilik rumah mengira api sudah benar-benar padam. Namun, ternyata bara masih tersimpan di bagian dasar.

Saat malam tiba, bara kembali membesar.

Api kemudian merembet hingga membakar bekas kandang kambing.

Dua armada Damkar dari Pos Pare dan Pos Grogol kembali diterjunkan dengan kekuatan 11 personel.

Petugas berjibaku memadamkan api hingga akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 00.30 WIB.

Kerugian ditaksir sekitar Rp10 juta, sedangkan aset senilai kurang lebih Rp100 juta berhasil diselamatkan.

Tidak ada korban luka maupun korban meninggal dunia.

Bara Kecil Jangan Diremehkan

Dua kejadian tersebut menunjukkan satu hal penting: api tidak boleh dianggap sepele.

Pada kasus di Kayen Kidul, bara dari pembakaran sampah yang semula dianggap telah padam ternyata masih menyimpan panas. Ketika kembali membesar, api merembet ke bangunan di sekitarnya.

Sementara pada kebakaran lahan tebu di Kunjang, penyebab api masih belum diketahui.

Petugas Damkar Satpol PP Kabupaten Kediri pun kembali harus menjadi garda terdepan untuk memastikan kobaran api tidak meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Dengan respons cepat petugas, kedua kebakaran akhirnya berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.(Dan/Ali)

Pos terkait

banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *