Kediri,montera.co.id – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kediri menggelar Lomba Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP). Kompetisi yang menguji ketangkasan dan ketelitian personel ini dilaksanakan di halaman apel Mapolsek Ngasem pada Kamis (30/4/2026).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo Priaji, serta dihadiri oleh jajaran pejabat utama (PJU) Polres Kediri, para Kapolsek, hingga Kanit Reskrim dari seluruh jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Kediri.
Penguatan Kompetensi di Usia ke-80 Polri
Dalam sambutannya, AKBP Bramastyo Priaji menekankan bahwa lomba ini bukan sekadar perayaan seremonial semata. Momentum menuju usia 80 tahun Polri dipandang sebagai titik balik untuk melakukan refleksi sekaligus peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Momentum ini adalah saat yang tepat untuk meningkatkan kualitas pengabdian. Salah satu bentuk nyatanya adalah penguatan kompetensi anggota di lapangan, khususnya dalam tindakan pertama di tempat kejadian perkara,” ujar AKBP Bramastyo.
Ia menambahkan, penguatan SDM ini sejalan dengan program prioritas Kapolri untuk mewujudkan Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).
TPTKP: Fondasi Utama Pengungkapan Kasus
Kapolres menggarisbawahi bahwa penanganan TPTKP adalah fondasi krusial dalam proses hukum. Menurutnya, keberhasilan pengungkapan suatu tindak pidana sangat bergantung pada langkah awal yang diambil petugas saat pertama kali tiba di lokasi.
Beberapa poin penting yang ditekankan dalam lomba ini antara lain:
Menjaga Status Quo: Mengamankan lokasi agar tidak terkontaminasi.
Ketelitian Barang Bukti: Memastikan tidak ada jejak pelaku yang hilang.
Scientific Crime Investigation: Mendorong penyidikan berbasis ilmiah sejak tahap awal.
“Kesalahan kecil dalam mengamankan TKP bisa berakibat fatal, mulai dari hilangnya barang bukti hingga kaburnya arah penyidikan. Ketepatan jauh lebih penting daripada sekadar kecepatan,” tegasnya.
Menuju Penegakan Hukum Modern dan Terpercaya
Selain aspek teknis, perlombaan ini juga bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan masing-masing personel. Kapolres meminta para peserta menjunjung tinggi sportivitas dan integritas, sementara tim juri diminta memberikan penilaian secara objektif dan transparan.
Melalui kegiatan ini, Polres Kediri berkomitmen untuk terus beradaptasi dengan tantangan zaman dan menjaga kualitas penegakan hukum yang modern.
“Dengan lomba ini, kita tunjukkan komitmen untuk memperkuat profesionalisme anggota demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” pungkas AKBP Bramastyo.(Dan/Ali)







