Laga Kandang Beralih Venue dan Tanpa Penonton
Gresik, montera.co.id– Persik Kediri akan melaksanakan laga kandang dalam lanjutan Super League 2026 melawan PSIM Yogyakarta pada Jumat (13/2/2026). Meskipun sebagai tuan rumah, pertandingan tidak digelar di markas mereka namun dipindahkan ke Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, dan akan berlangsung tanpa kehadiran penonton.
Marcos Reina: Tiga Poin Jadi Prioritas Utama
Pelatih Persik Kediri asal Spanyol, Marcos Reina Torres, menegaskan bahwa target utama tim adalah meraih tiga poin untuk mempertahankan tren positif di sisa laga putaran kedua. Menurutnya, dukungan dari suporter tetap terasa meskipun tidak dapat hadir secara langsung ke stadion.
“Ada atau tidak ada suporter, kami tahu mereka selalu mendukung dan mendoakan kami, meskipun dari balik layar televisi. Tentu itu menjadi motivasi besar bagi kami untuk memberikan hasil terbaik kepada para fans,” ujar Marcos.
Waspadai PSIM yang Akan Bangkit
Marcos mengingatkan para pemain untuk tetap fokus dan waspada menghadapi PSIM Yogyakarta yang tengah berupaya memperbaiki performa setelah hasil kurang maksimal pada laga sebelumnya. Ia menegaskan bahwa tim akan berjuang keras dan bermain sebagai satu kesatuan untuk meraih kemenangan.
“PSIM tentu akan berusaha tampil lebih baik. Namun, kami juga akan berjuang keras untuk memenangkan pertandingan ini dan bermain sebagai satu tim,” jelasnya.
Jaga Konsistensi Setelah Dua Kemenangan Beruntun
Persik Kediri saat ini tengah berada dalam tren positif setelah meraih dua kemenangan beruntun di laga kandang terakhir, yaitu menang 3-2 atas Bali United dan 2-1 atas Dewa United. Kendati demikian, Marcos menekankan pentingnya menjaga konsistensi dan mentalitas tim.
“Tidak mudah mempertahankan tren kemenangan. Karena itu, kami harus tetap fokus dan bekerja sama,” katanya.
Siapkan Strategi Khusus untuk Hadapi PSIM
Marcos menyampaikan bahwa setiap pertandingan membutuhkan pendekatan dan strategi yang berbeda sesuai dengan karakter lawan. Tim telah mempersiapkan game plan terbaik untuk menghadapi PSIM Yogyakarta.
“Kami harus menyiapkan game plan terbaik dan melakukan pendekatan yang tepat untuk menghadapi PSIM Jogja,” tambahnya.
Atmosfer Berbeda Jadi Tantangan Tambahan
Meski berstatus laga kandang, Marcos mengakui bahwa atmosfer pertandingan akan berbeda karena digelar di luar Kediri dan tanpa penonton. Oleh karena itu, ia meminta seluruh pemain untuk tampil disiplin dan fokus sepanjang durasi laga.
“Ini laga home, tetapi tidak sepenuhnya seperti bermain di kandang sendiri. Karena itu, kami harus tetap waspada dan fokus penuh,” pungkasnya.(Dan/Ali)







