Blitar,Montera.co.id — Di tengah cobaan berat akibat anjloknya harga telur dan melambungnya biaya pakan, nurani para peternak ayam di Kabupaten Blitar tak lantas tumpul. Mereka justru mengulurkan tangan, bahu-membahu mengumpulkan ribuan kilogram telur demi meringankan duka para korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Aksi kepedulian sosial ini membuahkan hasil luar biasa. Dalam waktu yang tergolong singkat, sebanyak 8,8 ton telur ayam berhasil dihimpun hanya dari 14 peternak lokal.

Bantuan Pangan Khas dan Kebutuhan Pokok
Tak hanya telur, warga Blitar juga menyertakan kekayaan kuliner lokal untuk para pengungsi. Bantuan yang disalurkan mencakup 365 kilogram sambal pecel khas Blitar, 2,6 ton beras, 2 ton gula pasokan pangan, hingga mi instan dan susu segar.
Secara keseluruhan, total nilai bantuan yang terkumpul dari berbagai pihak ini diperkirakan mencapai Rp300 juta.
Seluruh logistik diberangkatkan langsung dari halaman Kantor Bupati Blitar di Kecamatan Kanigoro melalui jalur darat.
”Meski para peternak sendiri sedang menghadapi situasi sulit karena harga pasar yang berfluktuasi, semangat untuk membantu sesama yang tertimpa musibah di NTT tidak pernah surut,” ujar Ketua Koperasi Bina Peternak Karya Bersama, Eti Marlina.

Segera Didistribusikan via BPBD Jawa Timur
Rombongan pengangkut bantuan ini dijadwalkan menuju Surabaya terlebih dahulu untuk dihimpun di posko BPBD Provinsi Jawa Timur, sebelum diteruskan melalui jalur laut menuju Flores, NTT.
Bupati Blitar, Rijanto, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian warga dan para pelaku usaha di wilayahnya. Ia berharap proses distribusi berjalan cepat tanpa hambatan logistik.
”Kami berharap bantuan ini bisa segera sampai di lokasi tujuan dan langsung didistribusikan kepada masyarakat terdampak. Terutama untuk bantuan telur segar, agar bisa segera dimanfaatkan dan dikonsumsi sebelum kualitasnya menurun,” tegas Rijanto.
Aksi solidaritas lintas pulau ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan ekonomi tak menghalangi rasa kemanusiaan masyarakat Blitar untuk hadir bagi saudara-saudara mereka di NTT.(Dan/Ali)







