Kediri,Montera.co.id– Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri berjibaku memadamkan dua peristiwa kebakaran dalam sepekan terakhir. Mulai dari kebakaran tumpukan kayu bakar di Kecamatan Mojo hingga kebakaran pabrik tekstil PT Mahatex di Kecamatan Badas.
Dua kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun total kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, membenarkan rentetan kejadian tersebut.
1. Lalai Bakar Tunggak Pohon, Kayu Bakar di Mojo Ludes Terbakar
Peristiwa pertama terjadi pada Jumat, 21 Agustus 2026, sekitar pukul 12.38 WIB. Tumpukan kayu bakar milik Zainal Arifin di RT 002 RW 004, Dusun Kraton, Desa Kraton, Kecamatan Mojo terbakar.
Kronologinya bermula dari kelalaian pemilik rumah. Ia membakar tunggak pohon yang berada tepat di sebelah tumpukan kayu, lalu ditinggal tanpa pengawasan. Api kemudian merembet dan membakar seluruh tumpukan kayu.
Laporan masuk dari warga bernama Jacky pada pukul 12.27 WIB. Tim Damkar Pos Ngadiluwih langsung meluncur dan tiba di lokasi hanya 8 menit kemudian.
“Pemadaman dilakukan dengan 1 unit armada 2.500 liter dengan 5 personel. Api padam sekitar pukul 13.10 WIB,” jelas Kaleb. Kerugian ditaksir Rp 1,5 juta.
2. Pabrik PT Mahatex di Badas Terbakar,

Aset Rp 5 Miliar Diselamatkan
Tiga hari berselang, kebakaran lebih besar melanda Pabrik Tekstil PT. Mahatex di Jalan Masjid, Dusun Puhblembem, Desa Badas, Kecamatan Badas, Senin, 24 Agustus 2026 siang.
Api pertama kali diketahui karyawan yang melihat area lahan pabrik sudah terbakar hebat. Karena tidak mampu memadamkan sendiri, pihak pabrik menghubungi Damkar Pos Pare melalui admin Via pada pukul 12.00 WIB.
Respon cepat kembali ditunjukkan petugas. Dua unit armada besar masing-masing 5.000 liter AG 8157 EP dan AG 8162 GP dengan 9 personel dikerahkan.
Proses pemadaman berlangsung hampir 3 jam, dari pukul 12.10 hingga 15.00 WIB.
“Untuk PT Mahatex kerugian sekitar Rp 500 juta. Yang berhasil kita selamatkan aset sekitar Rp 5 miliar. Penyebab kebakaran masih diselidiki,” ungkap Kaleb.
Beruntung dalam dua kejadian tersebut tidak ada korban luka maupun meninggal dunia.
Kaleb mengimbau masyarakat Kediri untuk lebih waspada, terutama saat membakar sampah atau sisa kayu. Pastikan api benar-benar padam dan jangan pernah ditinggalkan tanpa pengawasan, mengingat cuaca saat ini cukup kering dan mudah memicu kebakaran.(Dan/Ali)







