Kediri,Montera.co.id– Pagi yang cerah di Lapangan Masjid Al-Mukhlisun, Perumahan Wilis Indah 2, terasa berbeda dari biasanya. Ratusan warga RT 01 RW 06 Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, berkumpul dengan khidmat melaksanakan Upacara Pengibaran Bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Suasana hangat dan penuh kebersamaan begitu terasa. Dari anak-anak hingga para peninggalan pahlawan lokal—para sesepuh kampung—bahu-membahu mengikuti jalannya upacara yang berlangsung tertib.
Mengobarkan “Api Kemerdekaan” dari Lingkungan RT dan RW
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Anggota DPRD Kota Kediri sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar, Imam Wihdan Zarkasyi, S.T., M.M., menyampaikan amanat yang menyentuh hati para warga.
Mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, Imam mengingatkan bahwa perjuangan hari ini tidak lagi melawan peluru penjajah, melainkan pertempuran melawan kemiskinan, kebodohan, perpecahan, dan sikap masa bodoh terhadap sesama.
”Api kemerdekaan itu tidak boleh padam di dada kita. Api itu harus tetap menyala dalam diri seorang guru yang mengajar sepenuh hati, kader Posyandu yang setia menimbang balita, pengurus RT dan RW yang bekerja tanpa pamrih, serta para orang tua yang berjuang demi pendidikan anaknya,” tegasku di hadapan peserta upacara.
Dukungan Program Rakyat dan Pentingnya Pengawasan Sehat
Dalam pidatonya, Imam menekankan bahwa berbagai program pro-rakyat—seperti Makan Siang Bergizi Gratis, Perumahan Rakyat, hingga Koperasi Merah Putih—membutuhkan dukungan serta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat agar manfaatnya dirasakan secara optimal.
Namun, ia juga menitipkan pesan penting mengenai kedaulatan rakyat. Menurutnya, mendukung pemerintah harus berjalan seiring dengan pengawasan yang sehat dan santun.
”Sebagai pemilik kedaulatan, kita berkewajiban mengawasi jalannya pemerintahan, mulai dari tingkat RT/RW hingga pusat. Sampaikan kritik dan masukan secara santun demi perbaikan bersama, karena kebersamaan dan pengawasan sehat itu saling menguatkan,” tambahnya.
Enam Fokus Utama untuk Membangun Generasi Penerus di Kediri
Menutup amanatnya dengan mengutip Surat Al-Zalzalah ayat 7-8, Inspektur Upacara mengajak warga RW 06 Kelurahan Pojok untuk berfokus pada langkah-langkah nyata dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari:
Pencegahan Stunting: Memastikan anak usia dini dan balita tumbuh sehat.
Pendidikan: Menjamin tidak ada anak di lingkungan sekitar yang putus sekolah.
Pelayanan Lansia & Kesehatan: Meningkatkan kualitas kegiatan Posyandu secara rutin.
Kelestarian Lingkungan: Menjaga kebersihan, penghijauan, pengelolaan sampah, serta merawat sumber air demi masa depan anak cucu.
Kerukunan: Mempererat persatuan, toleransi, dan persaudaraan antawarga.
Pengabdian Tulus: Berbuat baik tanpa pamrih demi kemajuan lingkungan bersama.
Upacara peringatan kemerdekaan di RW 06 Kelurahan Pojok ini menjadi bukti nyata bahwa makna kemerdekaan sejati bukan sekadar slogan di atas kertas, melainkan aksi nyata yang lahir dari gang-gang kampung dan rumah-rumah warga.(Dan/Ali)







