Kediri,Montera.co.id– Persik Kediri mengusung misi besar dalam laga kandang terakhir mereka di Liga 1 musim 2025/2026. Skuad berjuluk Macan Putih ini menargetkan poin penuh saat menjamu raksasa ibu kota, Persija Jakarta, di Stadion Brawijaya pada Sabtu (16/5/2026).
Meski posisi Persik Kediri sudah dipastikan aman untuk mengarungi kompetisi musim depan, laga kontra Macan Kemayoran tetap dianggap sebagai duel harga diri. Kemenangan menjadi harga mati demi memberikan kado perpisahan yang manis bagi para suporter setia di penghujung musim.
Marcos Reina: Duel Spesial Melawan Tim Besar
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, menegaskan bahwa menghadapi Persija Jakarta selalu memberikan atmosfer yang berbeda. Menurutnya, status Persija sebagai salah satu tim elit di Indonesia memotivasi pemainnya untuk tampil habis-habisan.
“Melawan Persija selalu menjadi pertandingan penting bagi kami. Mereka salah satu tim terbaik di liga, jadi ini akan menjadi laga spesial,” ungkap Marcos usai memimpin sesi latihan di Stadion Brawijaya, Selasa (12/5/2026) petang.
Kado Terakhir untuk Persikmania
Lebih dari sekadar raihan poin, Marcos menekankan bahwa aspek emosional dalam laga ini sangat tinggi. Sebagai laga kandang penutup musim, ia ingin anak asuhnya memberikan performa maksimal sebagai bentuk apresiasi kepada suporter yang telah setia mendukung sepanjang musim.
“Ini pertandingan terakhir kami di kandang. Kami ingin memberikan kemenangan untuk para suporter dan semua yang datang mendukung tim. Jadi, kami akan mencoba memberikan yang terbaik,” tambah pelatih asal Spanyol tersebut.
Menjaga Mentalitas dan Profesionalisme
Walaupun hasil pertandingan ini tidak lagi krusial dalam menentukan posisi di klasemen, Marcos memastikan tidak ada kata “main-main” dalam kamusnya. Profesionalisme dan mentalitas pemenang tetap menjadi fokus utama tim.
Ia menilai, menutup musim dengan hasil positif melawan tim besar seperti Persija Jakarta akan sangat berpengaruh pada kepercayaan diri pemain dalam menatap kompetisi musim depan. (Dan /Ali )







