Kediri,Montera.co.id–Kebakaran hebat melanda sebuah rumah warga di Dusun Pule, Desa Karangpakis, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri pada Jumat malam, 17 Juli 2026. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Peristiwa kebakaran terjadi saat pemilik rumah tengah terlelap tidur dan tidak menyadari api sudah membesar di ruang tengah.
Kronologi Api Muncul Saat Pemilik Tertidur
Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono menjelaskan, laporan awal diterima dari warga sekitar pada pukul 22.05 WIB.
“Saat sedang terlelap, pemilik rumah tidak mengetahui sudah ada titik penyalaan api di ruang tengah. Dugaan sementara penyebabnya adalah konsleting listrik,” ujar Kaleb.
Mendapat laporan tersebut, Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri bergerak cepat menuju lokasi.
Damkar Pos Pare Bergerak Cepat, Api Padam Dalam 2 Jam
Tim Damkar Pos Pare diberangkatkan pada pukul 22.10 WIB dan tiba di lokasi lima belas menit kemudian, tepatnya pukul 22.25 WIB.
Proses pemadaman dilakukan oleh 5 personel dengan mengerahkan 1 unit armada Damkar Pos Pare berkapasitas 5000 liter dengan nopol AG 8157 EP.
“Api berhasil dipadamkan sesuai SOP pada pukul 00.10 WIB. Jadi kurang lebih hampir dua jam proses pemadaman dan pembasahan,” imbuhnya.
Petugas memastikan tidak ada titik api susulan yang berpotensi menyala kembali.
Kerugian Ratusan Juta, Tidak Ada Korban Jiwa
Akibat kejadian ini, kerugian material yang dialami korban cukup besar.
Data resmi Damkar Kabupaten Kediri mencatat:
• Kerugian ditaksir: Rp 250.000.000 • Aset terselamatkan: Rp 100.000.000 • Korban luka ringan: Nihil • Korban luka berat: Nihil • Korban meninggal: Nihil
“Untuk korban alhamdulillah nihil, tidak ada yang luka maupun meninggal dunia. Fokus kami pemadaman agar api tidak merembet ke rumah warga lainnya yang cukup rapat,” tegas Kaleb.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah, terutama saat malam hari. Mematikan peralatan elektronik yang tidak terpakai dan rutin mengecek kondisi kabel menjadi langkah pencegahan utama kebakaran akibat konsleting.
Hingga berita ini diturunkan, lokasi kebakaran telah dipasangi garis pengaman dan dalam penanganan aparat desa setempat.(Dan/Ali)







