Nganjuk,Montera.co.id-+Berawal dari usaha kecil-kecilan, Ririn Rahmawati kini menjadi sosok penting bagi denyut ekonomi warga di Dusun Dingin, Desa Ngronggot, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Melalui usahanya, Rere Cell, Ririn tidak hanya melayani penjualan pulsa, tetapi juga hadir sebagai perpanjangan tangan layanan perbankan yang sangat diandalkan oleh masyarakat setempat.
Perjalanan Rere Cell dimulai sebagai toko yang menggabungkan penjualan sembako dengan konter HP dan pulsa. Seiring berjalannya waktu, Ririn menyadari bahwa perputaran uang dan minat pembeli justru lebih deras mengalir pada produk pulsa dan voucher. Ia pun mulai memfokuskan usahanya pada layanan telekomunikasi tersebut.
Titik balik usahanya terjadi pada tahun 2016. Saat itu, Ririn sama sekali belum mengenal apa itu Agen BRILink. Peluang datang ketika seorang Mantri BRI melakukan kunjungan ke desanya dan menawarkan mesin EDC (Electronic Data Capture) versi lama kepadanya. Berbekal rasa penasaran, Ririn mencoba mengoperasikan layanan tersebut. Tanpa disangka, antusiasme warga sangat tinggi karena banyak yang membutuhkan akses keuangan tanpa harus jauh-jauh pergi ke bank.
Kini, Rere Cell telah bertransformasi menjadi pusat transaksi keuangan andalan desa. Setiap harinya, Ririn melayani sekitar 80 hingga 120 transaksi. Mayoritas warga menggunakan jasanya untuk keperluan bayar tagihan listrik, beli token listrik, ambil tabungan, setor uang,
transfer sesama rekening BRI dan top up (isi ulang) berbagai dompet digital. Pelanggan setianya didominasi oleh masyarakat sekitar yang sudah menaruh kepercayaan sejak lama.
Kehadiran Rere Cell sebagai Agen BRILink memberikan dampak sosial yang luar biasa, terutama bagi masyarakat desa yang masih minim literasi perbankan. Ririn kerap menjadi pahlawan bagi warga lanjut usia (lansia) yang ingin mengambil atau menarik uang tunai. Banyak dari mereka yang datang hanya membawa buku tabungan karena tidak memiliki atau tidak paham cara menggunakan kartu ATM, dan Ririn dengan sabar melayani mereka.
Kedekatan Ririn dengan warga juga melahirkan cerita-cerita unik. Saking butuhnya masyarakat terhadap layanan Rere Cell, tak jarang warga sudah mengetuk-ngetuk pintu konter pagi-pagi buta saat toko belum buka. Mereka rela menunggu di depan pintu hingga Ririn membukakan usahanya.
Bagi Ririn, keputusan menjadi Agen BRILink membawa berkah ganda. Secara finansial, layanan ini sangat membantu perekonomian keluarganya sehari-hari dengan lonjakan pendapatan yang signifikan. Secara sosial, namanya kini semakin dikenal luas dan dihormati oleh warga sekitar karena dedikasinya membantu urusan keuangan desa.
Kesuksesan ini diakui Ririn tidak lepas dari pendampingan maksimal dari pihak bank. “BRI sangat mendukung sekali terhadap para agen BRILink di lapangan. Jika sewaktu-waktu ada kendala teknis atau transaksi, bantuan dari BRI selalu siap dan cepat,” ungkap Ririn.
Kisah Rere Cell menjadi bukti nyata bagaimana literasi dan inklusi keuangan yang turun langsung ke tingkat dusun tidak hanya memajukan usaha mikro, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi kemudahan hidup masyarakat desa.(Di/Ali)







