KAI Daop 7 Madiun Gelontorkan Rp520 Juta untuk Warga, Dana Bantuan Melonjak 26 Persen!

Dari sekolah hingga kesenian Reog Ponorogo, dana TJSL KAI menyasar sejumlah sektor strategis untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

Madiun,Montera.co.id— PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menggelontorkan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta Bina Lingkungan sebesar Rp520,5 juta sepanjang Januari–September 2026. Nilai tersebut meningkat 26 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebesar Rp413,03 juta.

Lonjakan penyaluran dana ini mempertegas komitmen KAI Daop 7 Madiun untuk memperluas kontribusi sosial di luar layanan transportasi kereta api. Bantuan tersebut diarahkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat, pengembangan pendidikan, kegiatan keagamaan, pelestarian seni budaya, hingga penguatan sarana prasarana kewilayahan.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan peningkatan penyaluran dana TJSL merupakan bagian dari konsistensi perusahaan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

“Kenaikan itu menegaskan konsistensi perusahaan dalam memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional Daop 7 Madiun,” ujar Tohari di Madiun, Senin (12/10/2026).

Salah satu sasaran bantuan adalah sektor pendidikan melalui pengembangan sarana dan prasarana penunjang pembelajaran. Di bidang sosial dan keagamaan, KAI turut mendukung pembangunan serta perbaikan tempat ibadah.

Sementara itu, dukungan terhadap pelestarian budaya diwujudkan melalui pengadaan dan pembaruan alat peraga pencak silat serta perlengkapan kesenian Reog Ponorogo. KAI juga menyalurkan bantuan untuk pengadaan sarana dan prasarana Denpom V/1 Madiun sebagai bagian dari sinergi kewilayahan.

Ragam sasaran tersebut menunjukkan bahwa program TJSL tidak hanya berorientasi pada bantuan fisik, tetapi juga menyentuh kebutuhan sosial dan aktivitas masyarakat yang membutuhkan dukungan.

Tohari menegaskan, program tersebut akan terus dilaksanakan setiap tahun dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan kemampuan perusahaan.

“Program TJSL ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sosial di sekitar wilayah operasional. Kami memastikan bantuan ini akan terus berlanjut setiap tahunnya, dengan penyesuaian terhadap kebutuhan masyarakat serta kemampuan perusahaan,” tegasnya.

Tak Sekadar Angkut Penumpang, KAI Ikut Dorong Pembangunan Daerah

Di luar bantuan langsung, program Bina Lingkungan juga diarahkan untuk mendukung pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah. KAI berharap sinergi dengan pemerintah dan masyarakat dapat memperkuat hubungan sekaligus menciptakan manfaat jangka panjang di wilayah operasional Daop 7 Madiun.

Tohari menyebut peran KAI kini tidak sebatas menyediakan transportasi yang aman dan andal. Perusahaan juga berupaya mengambil bagian dalam mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama melalui dukungan di bidang kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.

“Kehadiran KAI diharapkan membawa dampak positif yang berkelanjutan, terutama dalam aspek kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial,” pungkasnya.

Dengan realisasi dana TJSL mencapai lebih dari Rp520 juta hingga September 2026, KAI Daop 7 Madiun menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kontribusi sosial sekaligus mendukung pembangunan di daerah.(Dan/Ali)

Pos terkait

banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *