Bantuan Pangan Beras di Pare Naik: 12 Ribu Lebih Keluarga Terima Jatah 20 Kg Beras & Minyak Goreng

Kediri,Montera.co.id– Geliat bantuan sosial kembali terasa di Kabupaten Kediri. Pada tahun 2026 ini, Kecamatan Pare mencatatkan peningkatan jumlah penerima Bantuan Pangan Beras (PBP). Total ada 12.176 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang kini merasakan dampak langsung dari program pemerintah tersebut.

Bantuan yang disalurkan secara bertahap ini menjangkau 9 desa dan 1 kelurahan di wilayah Pare. Bagi ribuan keluarga tersebut, paket bantuan ini bukan sekadar angka statistik, melainkan napas tambahan untuk meringankan beban ekonomi sehari-hari.

 

Paket Lengkap: 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

Plt. Camat Pare, Habib Adnan, menjelaskan bahwa bantuan yang diterima warga merupakan alokasi untuk konsumsi dua bulan. Tidak main-main, setiap kepala keluarga mendapatkan paket yang cukup substansial.

“Untuk Kecamatan Pare total penerima bantuan pangan tahun ini sebanyak 12.176 KPM. Masing-masing menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi dua bulan,” ujar Habib Adnan, Rabu (10/6/2026).

Jika dihitung secara keseluruhan, volume beras yang didistribusikan ke tangan warga mencapai angka fantastis, yakni 243.520 kilogram. Angka ini menunjukkan besarnya komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan tingkat rumah tangga di wilayah tersebut.

 

Desa Gedangsewu Jadi Penerima Terbanyak

Meskipun bantuan diberikan merata, jumlah penerima di setiap wilayah ternyata bervariasi. Hal ini disesuaikan dengan data warga yang dinilai layak berdasarkan pemutakhiran data oleh pemerintah pusat.

 

Habib mengungkapkan bahwa Desa Gedangsewu menjadi wilayah dengan jumlah penerima terbanyak di Kecamatan Pare. Posisi kedua dan ketiga ditempati oleh Desa Tulungrejo dan Kelurahan Pare.

“Karena jumlah penduduk dan kondisi sosial ekonomi tiap wilayah berbeda, jumlah penerimanya juga tidak sama. Tahun ini penerima terbanyak ada di Desa Gedangsewu, kemudian Tulungrejo dan Kelurahan Pare,” jelasnya.

Fenomena kenaikan jumlah penerima ini terjadi hampir di seluruh desa di Kecamatan Pare dibandingkan periode sebelumnya. Menurut Habib, hal ini merupakan dampak positif dari pemutakhiran data yang lebih akurat, sehingga warga yang benar-benar membutuhkan dapat terdata dan terbantu.

 

Imbauan Tegas: Jangan Diperjualbelikan!

Di balik euforia penyaluran bantuan, Plt. Camat Pare menyampaikan pesan penting bagi para penerima. Ia mengingatkan bahwa bantuan ini memiliki tujuan mulia, yaitu memenuhi kebutuhan pokok keluarga, bukan untuk dijadikan komoditas dagang.

“Kami mengimbau kepada seluruh penerima agar bantuan ini digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan tidak diperjualbelikan. Pemerintah memberikan bantuan ini untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Penyaluran bantuan sendiri telah dimulai sejak Senin (8/6/2026), dengan Desa Gedangsewu sebagai salah satu lokasi pertama yang mendistribusikan bantuan. Proses ini ditargetkan rampung dalam waktu singkat, di mana mayoritas pemerintah desa menargetkan distribusi selesai dalam satu hingga dua hari setelah barang tiba.

Harapan Besar: Dari Bantuan Menuju Kesejahteraan Mandiri

Habib Adnan memandang fenomena bertambahnya jumlah penerima bantuan sebagai dua sisi mata uang yang perlu dicermati bersama. Di satu sisi, ini adalah kabar baik karena semakin banyak warga yang tersentuh oleh dukungan negara. Namun di sisi lain, ini juga menjadi pengingat bahwa masih banyak masyarakat yang berjuang memenuhi kebutuhan dasar.

“Kami berharap bantuan ini benar-benar dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Semoga ke depan kondisi ekonomi warga semakin membaik sehingga kesejahteraan meningkat dan kebutuhan terhadap bantuan sosial bisa semakin berkurang,” pungkas Habib penuh harap.

Dengan penyaluran yang transparan dan tepat sasaran, diharapkan bantuan pangan ini tidak hanya menjadi solusi sesaat, tetapi juga menjadi jembatan menuju kemandirian ekonomi warga Kecamatan Pare di masa depan.(Dan/Ali)

Pos terkait

banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *