Persik Kediri Tampil di Turnamen Internasional ASEAN, Uji Kekuatan Jelang Musim Baru

Kediri,Montera.co.id– Persik Kediri terus mematangkan persiapan menuju kompetisi musim 2026/2027. Tim Macan Putih bakal mendapat kesempatan berharga dengan tampil dalam turnamen internasional Malacca Governor’s 77th Anniversary International Quadrangular Football Tournament 2026 di Melaka, Malaysia.

Turnamen yang mempertemukan empat klub dari empat negara Asia Tenggara tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Hang Jebat, Melaka, mulai 15 Agustus 2026.

Selain Persik Kediri, tiga klub lain yang ambil bagian adalah tuan rumah Melaka FC dari Malaysia, Jurong FC dari Singapura, serta Phnom Penh Crown FC (PP Crown FC) dari Kamboja.

Persik Kediri Dijadwalkan Main Dua Kali
Persik Kediri dijadwalkan menjalani dua pertandingan selama mengikuti turnamen tersebut. Bagi pelatih Persik, Marcos Reina, ajang ini bukan sekadar pertandingan pramusim, tetapi juga kesempatan untuk menguji kesiapan tim menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda.

“Kami akan bermain dua kali di kompetisi tersebut, yang sangat membantu dalam persiapan menuju musim baru. Pada saat yang sama kami akan berkompetisi dan mencoba untuk tampil maksimal. Semua pemain akan kami coba turunkan dalam pertandingan nanti,” ungkap Marcos Reina.

Pelatih asal Spanyol itu ingin memanfaatkan setiap pertandingan untuk melihat perkembangan skuadnya secara lebih menyeluruh.

Lawan dari Tiga Negara Asia Tenggara
Turnamen di Melaka tersebut menjadi kesempatan Persik Kediri untuk berhadapan langsung dengan klub-klub dari tiga negara berbeda.

Melaka FC merupakan salah satu kontestan Super League Malaysia, kompetisi kasta tertinggi sepak bola Malaysia. Sementara Jurong FC saat ini berkompetisi di Singapore Premier League, liga teratas Singapura.

Adapun PP Crown FC merupakan salah satu kekuatan di Cambodian Premier League, kompetisi kasta tertinggi sepak bola Kamboja.

Perbedaan karakter dan gaya bermain dari masing-masing tim dinilai bisa menjadi bahan pembelajaran penting bagi Persik sebelum memasuki musim kompetisi yang sesungguhnya.

“Kami akan berusaha untuk menang. Seperti yang selalu kami lakukan dalam setiap pertandingan. Ini adalah kompetisi pramusim, tapi juga pertandingan internasional,” kata Marcos.

Ia bahkan berharap kiprah Persik di turnamen tersebut bisa menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kota Kediri.

“Akan sangat menyenangkan bagi Kota Kediri jika kami bisa menang menghadapi klub dari Malaysia, Kamboja dan Singapura,” imbuhnya.

Bukan Sekadar Pemanasan
Marcos menegaskan, pertandingan di Melaka tidak hanya akan digunakan sebagai ajang pemanasan. Persik juga ingin mengetahui sejauh mana perkembangan tim setelah menjalani rangkaian persiapan pramusim.
Setiap pertandingan akan menjadi ruang evaluasi, termasuk bagaimana para pemain bekerja sebagai sebuah kesatuan ketika menghadapi tim dengan pendekatan permainan yang berbeda.
“Bukan hanya terkait pramusim, tapi juga bagaimana bermain sebagai sebuah tim, bagaimana menghadapi sebuah tim dari negara lain. Kami akan berusaha memberikan segalanya untuk menang,” ujarnya.

Menurut Marcos, pengalaman menghadapi klub-klub dari negara lain dapat membantu Persik mempersiapkan diri menghadapi berbagai karakter permainan yang mungkin ditemui di kompetisi domestik musim depan.

“Kita lihat nanti, yang kami lakukan adalah untuk persiapan tim. Jadi semua hal yang kami temukan dalam pertandingan nanti akan membantu melihat situasi yang berbeda, cara menghadapinya dan tetap berusaha bermain sebaik mungkin,” jelasnya.

Kesempatan Membawa Nama Persik ke Level ASEAN
Sementara itu, Sport Director Persik Kediri Razzi Taruna menilai keikutsertaan dalam turnamen internasional tersebut merupakan kesempatan yang sangat berharga, baik bagi klub maupun para pemain.

Menurutnya, pengalaman bertanding di luar negeri tidak hanya berkaitan dengan hasil pertandingan. Persik juga memiliki kesempatan memperkenalkan identitas klub di level yang lebih luas.

“Bukan hanya soal pertandingan, di kompetisi ini Persik Kediri bisa merepresentasikan identitas serta nilai-nilai sebagai sebuah klub pemilik dua gelar juara Liga Indonesia,” tutur Razzi.

Ia berharap para pemain dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menambah pengalaman sekaligus mengembangkan kemampuan, baik secara individu maupun sebagai sebuah tim.

“Para pemain juga bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah pengalaman dan mengembangkan diri, baik sebagai individu ataupun tim,” pungkasnya.

Bagi Persik Kediri, turnamen di Melaka menjadi bagian penting dari perjalanan pramusim. Dua pertandingan menghadapi klub dari Malaysia, Singapura, dan Kamboja diharapkan mampu memberikan gambaran lebih jelas mengenai kesiapan Macan Putih sebelum menghadapi musim kompetisi 2026/2027.(Dan/Ali)

Pos terkait

banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *