Kediri ,montera.co.id–Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Perikanan resmi menggelar Kontes Ikan Molly untuk pertama kalinya. Acara ini digelar di Sentra Ikan Hias Gumul sebagai rangkaian puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1222, sekaligus upaya menghidupkan kembali potensi budidaya ikan hias yang bernilai ekonomi tinggi.
Kontes ini diikuti oleh ratusan ekor ikan dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Bali, Jakarta, hingga Ternate.
Potensi Ekonomi Rp26 Miliar, Dorong Pembentukan Komunitas
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, Nur Hafid, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendorong pengembangan ikan molly yang selama ini produksinya dinilai cukup besar namun belum optimal.
“Produksi ikan molly di Kediri sebenarnya mencapai sekitar 13 juta ekor per tahun dengan nilai ekonomi sekitar Rp26 miliar. Karena itu, kami juga sudah membentuk Kediri Molly Club sebagai wadah bagi para pembudidaya,” ujarnya.
Menurutnya, budidaya ikan molly sangat potensial dikembangkan karena bisa dilakukan di lahan sempit, sehingga cocok dijadikan peluang usaha bagi masyarakat, termasuk generasi muda
Penilaian Ketat, Pemenang Bikin Harga Ikan Meningkat
Dalam kontes perdana ini, tercatat sekitar 310 ekor ikan bertanding memperebutkan gelar juara. Penilaian dilakukan secara detail meliputi keindahan warna, bentuk tubuh, hingga kondisi kesehatan ikan.
Nur Hafid menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar hiburan, tapi memiliki dampak ekonomi nyata.
“Pemenang kontes biasanya akan mengalami kenaikan harga jual ikannya secara signifikan, sehingga ini menjadi motivasi besar bagi para pembudidaya untuk terus meningkatkan kualitas,” jelasnya.
Kegiatan berlangsung mulai dari penjurian hingga pengumuman pemenang yang dilakukan pada pukul 13.00 WIB dengan hadiah berupa trofi, uang pembinaan, dan piagam penghargaan.
Kevin dari Jombang Sabet Juara Umum, Bawa Pulang 29 Ikan
Di tengah ketatnya persaingan, nama Kevin asal Jombang berhasil keluar sebagai Juara Umum. Ia sukses mendominasi berbagai kategori yang dipertandingkan.
“Alhamdulillah dapat semua, mas. Kecuali kategori I saja yang tidak masuk,” ujar Kevin dengan wajah sumringah usai pengumuman.
Pria yang sudah menekuni hobi memelihara ikan molly selama 2 tahun ini mengungkapkan rahasia di balik kesuksesannya. Perawatan ekstra dan doa menjadi kuncinya.
“Persiapannya ya dicek dulu kondisinya sebelum lomba, terus banyakin berdoa. Untuk perawatan, kami pakai vitamin khusus dan pakan tersendiri agar ikan tampil prima,” jelasnya.
Dari total 29 ekor ikan yang ia bawa ke arena kontes, semuanya tampil maksimal dan berhasil menyedot perhatian dewan juri. Kevin juga mengapresiasi digelarnya kontes pertama di Kediri ini.
“Senang sekali bisa ikut dan bisa menjuarai. InsyaAllah kalau ada tahun depan pasti ikut lagi,” tandasnya
Rencana Jadi Agenda Tahunan
Ke depannya, Dinas Perikanan berencana menjadikan Kontes Ikan Molly ini sebagai agenda rutin tahunan. Hal ini dilakukan untuk terus membesarkan nama Kediri sebagai pusat produksi ikan hias dan meningkatkan kesejahteraan para pembudidaya.(Dan/Ali)







