Lahan Milik PT Angkasa Pura di Kediri Terbakar, Diduga Dipicu Puntung Rokok Api Meluas di Tengah Cuaca Panas dan Angin Kencang, Damkar Gabungan Dikerahkan

Kediri,Montera.co.id— Kebakaran melanda lahan milik PT Angkasa Pura di wilayah Dusun Selang, Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, Rabu (9/9/2026). Api membakar area lahan seluas kurang lebih dua hektare.

Kebakaran dilaporkan warga kepada petugas sekitar pukul 09.34 WIB. Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri Pos Grogol kemudian bergerak menuju lokasi pada pukul 09.37 WIB dan tiba sekitar pukul 09.45 WIB.

Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Drs. Kaleb Untung Satrio Wicaksono, M.M., mengatakan kebakaran diduga bermula dari puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh warga yang tengah memanen mangga di sekitar lokasi.

“Kondisi lahan yang banyak terdapat daun dan ranting kering, ditambah angin yang cukup kencang, membuat api dengan cepat merambat dan meluas. Karena itu, kami langsung melakukan penanganan agar api tidak semakin menjalar,” ujar Kaleb.

Libatkan Puluhan Personel dan Armada Gabungan
Proses pemadaman berlangsung cukup lama. Petugas mulai melakukan penanganan sejak sekitar pukul 09.37 WIB hingga api dinyatakan berhasil dipadamkan pada pukul 14.50 WIB.

Pemadaman dilakukan menggunakan alat gepyok dengan melibatkan warga sekitar, personel TNI dan Polri, BPBD Kabupaten Kediri, serta petugas pemadam kebakaran.

Sebanyak enam armada pemadam dan pendukung dikerahkan dalam penanganan tersebut. Rinciannya, satu unit armada dari Pos Pare, dua unit dari Pos Grogol, satu unit armada Damkar Kota Kediri, serta dua unit armada pengisian air dari PT Gudang Garam.

Total terdapat sekitar 30 orang yang terlibat dalam upaya pemadaman dan penanganan kebakaran lahan tersebut.
Kaleb menegaskan, sinergi antara petugas dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat proses pemadaman, terutama karena kondisi lahan yang kering dan mudah terbakar.

“Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan sesuai dengan SOP. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini,” katanya.

Tidak Ada Korban dan Kerugian Materiil
Berdasarkan hasil penanganan, tidak terdapat korban luka ringan, luka berat maupun korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Kerugian materiil maupun nilai aset yang berhasil diselamatkan juga dilaporkan nihil atau sekitar Rp0.

Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Puntung rokok maupun sumber api kecil sekalipun dapat memicu kebakaran ketika dibuang di area yang dipenuhi material kering.

Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memunculkan api di sekitar lahan kering, terutama ketika kondisi angin cukup kencang.

Peristiwa kebakaran lahan ini menjadi pengingat bahwa kelalaian kecil dapat berkembang menjadi kebakaran yang meluas apabila terjadi di tengah kondisi lingkungan yang kering.(Dan/Ali)

Pos terkait

banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *