Kediri,Montera.co.id- Jelang duel panas Derby Jawa Timur kontra Arema FC, Persik Kediri mulai memetakan kekuatan calon lawannya. Pelatih Macan Putih, Marcos Reina Torres, melihat ada perubahan signifikan dalam karakter permainan Singo Edan musim ini.
Menurut Marcos, Arema FC yang akan dihadapi bukanlah Arema yang sama seperti musim lalu. Meski masih ditangani pelatih yang sama dan diperkuat banyak pemain lama, cara mereka menyerang kini jauh berbeda.
“Saat ini mereka tidak bermain memakai murni nomor 9, berbeda seperti musim lalu waktu masih ada Dalberto atau Joel Vinicius. Mereka memiliki pemain yang lebih menyerang, midfielder, winger, pemain yang dinamik seperti Careca, Gustavo Franca, dan winger,” kata Marcos, Selasa (15/9/26).
Perubahan tanpa penyerang tengah murni itu membuat Arema dinilai lebih sulit ditebak. Lini depannya tidak lagi terpaku pada satu titik, melainkan bergerak dinamis dan saling bertukar posisi.
“Pola serangan mereka jadi lebih cair. Pemain depan tidak statis di satu posisi saja. Ini yang harus kami waspadai,” ujarnya.
Meski ada perubahan gaya, Marcos mengaku sudah mengantongi gambaran kekuatan Arema. Beberapa pilar musim lalu masih bertahan dan jadi tulang punggung tim.
“ Banyak pemain yang sama tahun lalu. Jadi beberapa hal yang kita tahu, beberapa hal yang berbeda,” katanya.
Ia menyebut nama-nama seperti Betinho, Blade, Diego Landis, hingga Julian Guevara masih menjadi kunci di skuad Arema. Selain itu, ada tambahan kekuatan baru di lini belakang dengan hadirnya Walisson Maia.
Untuk meredam permainan dinamis Singo Edan, tim pelatih Persik akan melakukan bedah mendalam dalam waktu dekat. Analisis video pertandingan Arema menjadi langkah awal untuk menyusun strategi terbaik.
“Besok kami akan melihat video, membuat analisis, game plan, dan mulai fokus bersiap menghadapi mereka,” tegas pelatih asal Brasil itu.
Laga Persik Kediri vs Arema FC diprediksi akan berlangsung sengit. Persik yang akan bermain di hadapan pendukungnya sendiri tentu tak ingin kecolongan oleh evolusi permainan Arema yang kini lebih fleksibel tanpa striker murni.(Dan/Ali)







