Persik Kediri Tumbang di Kandang, Dewa United Curi 3 Poin Lewat Gol Tunggal Rafael Struick

Kediri,Montera.co.id- Langkah Persik Kediri di pekan perdana Super League 2026/2027 harus dimulai dengan hasil pahit. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (5/9/2026) sore, Macan Putih dipaksa menyerah 0-1 dari tamunya, Dewa United.

Gol semata wayang yang menjadi pembeda di laga ini dicetak striker Timnas Indonesia, Rafael Struick. Gol kerasnya dari luar kotak penalti di awal laga, menjadi mimpi buruk bagi Persik yang sepanjang pertandingan justru lebih banyak menciptakan peluang.

Jalannya Pertandingan: Persik Dominan, Dewa Lebih Efektif
Sejak peluit pertama yang dipimpin wasit Chandra dibunyikan, Persik langsung mengambil inisiatif serangan. Motor serangan dari sisi kiri, Ernesto Gomez, beberapa kali merepotkan pertahanan Dewa United yang dikawal Alta Ballah.

Peluang demi peluang hadir. Pada menit ke-11, Ernesto mendapat ruang tembak, namun tendangannya masih melenceng tipis dari gawang yang dikawal Sonny Stevens.

Keasyikan menyerang, Persik justru kecolongan. Skema serangan balik cepat Dewa United di menit ke-15 berbuah manis. Rafael Struick yang mendapat ruang di luar kotak penalti melepaskan tendangan keras. Bola meluncur deras tanpa mampu dibendung kiper Persik, Husna Al Malik. Skor 0-1 untuk Dewa United.

Tertinggal, Persik mencoba bangkit. Menit ke-19, tendangan keras Eduardo Barbosa masih bisa dijinakkan Sonny Stevens yang tampil sangat sigap di bawah mistar.

Umpan-umpan silang Ernesto pun berulang kali dipatahkan. Hingga babak pertama usai, skor 0-1 tetap bertahan.

Babak Kedua Memanas, Sonny Stevens Jadi Tembok Kokoh
Memasuki babak kedua, giliran Dewa United yang mencoba menekan. Tanpa pergantian pemain di awal babak, kedua tim langsung jual beli serangan.

Dewa United nyaris menggandakan kedudukan lewat Carlos Yuri, namun tendangannya masih melambung di atas mistar. Persik membalas dengan bombardir serangan di menit ke-50, tapi tembok pertahanan Banten Warriors masih solid.

Drama terjadi di menit ke-55. Persik mendapat peluang emas yang seharusnya menjadi gol. Akselerasi Barbosa diakhiri umpan matang ke Enrique yang sudah berdiri bebas di depan gawang. Sayang, sontekannya masih melenceng tipis ke sisi kiri gawang Sonny.

Dewa United kembali mengancam. Pemain pengganti Taise Marukawa yang masuk menggantikan Carlos Yuri di menit ke-55, melepaskan tendangan kaki kiri keras di menit ke-62 yang membentur tiang gawang Persik. Penyelamatan gemilang Husna Al Malik juga menggagalkan peluang Carlos Yuri sebelumnya.

Hingga wasit meniup peluit panjang, tidak ada gol tambahan. Persik harus mengakui keunggulan Dewa United 0-1 di kandang sendiri.

Kericuhan Pecah di Tribun D, Pagar Pembatas Jebol
Laga panas di lapangan juga merembet ke tribun penonton. Kericuhan antarsesama suporter Persik Kediri pecah di Tribun D sekitar menit ke-65 pertandingan.

Insiden tersebut membuat situasi memanas hingga pagar pembatas yang memisahkan Tribun D dengan area lapangan jebol. Beruntung, insiden tidak meluas. Sejumlah suporter lain bersama steward yang berjaga sigap melerai dan mengamankan situasi.

Setelah situasi kondusif dan pengamanan diperketat di sekitar Tribun D, pertandingan kembali dilanjutkan hingga selesai.

Kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Persik Kediri untuk menatap laga selanjutnya. Sementara bagi Dewa United, tiga poin di Brawijaya menjadi modal berharga untuk mengarungi ketatnya persaingan Super League musim ini.(Dan/Ali)

Pos terkait

banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *