Kediri,Montera.co.id– Suasana akhir pekan di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), Sabtu (28/2/2026), mendadak berubah haru. Seorang lelaki lanjut usia terjatuh di sekitar area monumen yang menjadi ikon Kabupaten Kediri tersebut.
Beruntung, anggota Satpol PP Kabupaten Kediri yang tengah bersiaga di Pos Monumen SLG sigap memberikan pertolongan. Tanpa menunggu lama, petugas langsung memastikan kondisi korban sebelum akhirnya mengantarkannya pulang hingga ke rumahnya.
Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa anggota yang bertugas hari itu bergerak cepat setelah menerima laporan adanya seorang lansia terjatuh di sekitar kawasan SLG.
Korban Pernah Ditolong Sebelumnya
Korban diketahui bernama Katiren (73), warga Dusun Ngrancangan, Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Menurut informasi petugas, Katiren sebelumnya juga pernah diantar pulang oleh anggota Satpol PP karena kondisi serupa.
“Anggota siaga bersama rekan Pos Monumen hari ini telah mengantar seorang lelaki tua yang terjatuh di sekitar SLG ke rumahnya. Korban atas nama Katiren, usia 73 tahun, alamat Desa Wonojoyo, Gurah,” terang Kaleb.
Setibanya di rumah, petugas memastikan korban benar-benar dalam kondisi aman. Diketahui, Katiren tinggal bersama istrinya yang juga sedang sakit.
Wajah Humanis Penegak Perda
Peristiwa ini menjadi gambaran lain dari tugas Satpol PP yang tak sekadar melakukan penegakan peraturan daerah. Di balik seragam yang tegas, tersimpan sisi kemanusiaan yang nyata dirasakan masyarakat.
Kawasan Simpang Lima Gumul sendiri memang menjadi salah satu pusat aktivitas warga, terutama saat akhir pekan. Ramainya pengunjung membuat keberadaan petugas siaga sangat penting, bukan hanya untuk ketertiban, tetapi juga untuk respons cepat terhadap kondisi darurat.
Aksi sederhana mengantar pulang seorang lansia mungkin terlihat kecil. Namun bagi keluarga, terutama istri korban yang tengah sakit, kehadiran petugas menjadi bantuan yang sangat berarti.
Komitmen Pelayanan untuk Warga Kediri
Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan, khususnya di titik-titik keramaian publik.
“Kami berupaya hadir bukan hanya sebagai penegak aturan, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya.
Kisah Katiren menjadi pengingat bahwa kepedulian bisa hadir dari siapa saja. Di tengah hiruk pikuk kawasan SLG, nilai kemanusiaan tetap menjadi fondasi utama pelayanan publik di Kabupaten Kediri.(Dan/Ali)







