Blitar,Montera.co.id– Sebuah toko handphone, BK Store yang ada di jalan Veteran Kota Blitar menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh dua orang tak dikenal. Modus yang digunakan pelaku yakni mengirimkan foto bukti transaksi atau transfer palsu untuk meyakinkan korban.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (30/12/2025). Awalnya, dua orang pelaku datang ke toko dan berpura-pura hendak membeli dua unit handphone merk IPhone 11 Pro max dengan harga Rp.9.700 ribu rupiah.

Pelaku meminta pebayaran melalui mesin Elektornir Data Capture (EDC), namun karena mendapati mesin EDC rusak, pelayan toko kemudian menyarankan untuk melakukan pembayaran melalui transfer Bank.

Untuk meyakinkan penjaga toko, pelaku menunjukkan foto bukti transfer melalui ponsel. Karena tampak meyakinkan, korban pun percaya dan menyerahkan 2 unit handphone yang dibeli tersebut kepada pelaku.
Pelayan toko Nanda mengatakan, awalnya dirinya meraa percaya usai pelaku melakukan pembayaran. Namun setelah ditunggu lama, dana yang ditransfer tidak masuk juga.
“Awalnya kita percaya, namun, setelah ditunggu beberapa waktu, dana yang ditransfer tidak kunjung masuk ke rekening toko. Saat dilakukan pengecekan lebih lanjut, bukti transaksi yang dikirimkan ternyata palsu,” ujar Nanda pelayan toko, Jumat (02/01/2026).
Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. Aparat kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman CCTV serta mengumpulkan keterangan saksi di lokasi kejadian.
Pihak kepolisian juga mengimbau para pelaku usaha, khususnya pemilik toko handphone, agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi non-tunai dan memastikan dana benar-benar masuk ke rekening sebelum menyerahkan barang kepada pembeli. (Fitri)







