Nasib Naas Warga Puncu Kediri: Rumah Terbakar Saat Nyalakan Lilin, Kerugian Capai Rp50 Juta

Kediri,Montera.co.id– Peristiwa kebakaran hebat menimpa sebuah rumah di Dusun Lestari, Desa Wonorejo, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri pada Senin (9/3/2026) malam. Insiden yang terjadi di tengah pemadaman listrik ini diduga kuat dipicu oleh nyala lilin yang terjatuh ke atas kasur.

​Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Kronologi Kejadian: Berawal dari Nyala Lilin
​Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran bermula saat wilayah setempat mengalami pemadaman aliran listrik. Pemilik rumah kemudian menyalakan lilin sebagai penerangan sementara.

​Naas, lilin yang menyala tersebut terjatuh ke atas kasur tanpa disadari oleh penghuni rumah. Material kasur yang mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar dan merembet ke seluruh bagian bangunan.

​”Diduga saat pemadaman listrik, pemilik rumah menyalakan lilin. Kemudian lilin tersebut terjatuh di kasur tanpa sepengetahuan pemilik rumah. Dengan cepat api menyambar seisi rumah,” tulis laporan resmi dari Satpol PP Kabupaten Kediri.

Respon Cepat Tim Damkar Pos Pare
​Laporan kebakaran diterima oleh Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri Pos Pare dari Kepala Dusun setempat, Bapak Dendik, pada pukul 19.02 WIB. Menanggapi laporan darurat tersebut, tim langsung bergerak cepat.
​Pukul 19.04 WIB: Armada Damkar berangkat dari Pos Pare.

​Pukul 19.20 WIB: Tim tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan tindakan pemadaman.


​Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, melalui Bidang Pencegahan Kebakaran, mengerahkan 2 unit armada pemadam dengan total 7 personel untuk menjinakkan si jago merah.

Kerugian Mencapai Rp 50 Juta
​Setelah berjuang selama kurang lebih satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20.30 WIB sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

​Beruntung, tidak ada korban luka ringan, luka berat, maupun korban jiwa dalam musibah ini. Namun, bangunan beserta isinya mengalami kerusakan berat dengan estimasi kerugian mencapai Rp 50.000.000.

​Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat menggunakan sarana penerangan alternatif seperti lilin atau lampu minyak, terutama saat terjadi pemadaman listrik, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.(Dan/Ali)

Pos terkait

banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *