Dinkes Kediri Gelar Fogging di Ponpes Al Ishlah Setelah 2 Santri Diduga DBD, Total 5 Kasus Sejak Desember 2025

Kediri, Montera.co.id– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri melakukan pengasapan atau fogging di Pondok Pesantren Al Ishlah Bandar Kidul Kota Kediri. Tindakan ini diambil setelah terdapat dua santri yang saat ini sedang dirawat di rumah sakit karena diduga terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Tujuan Fogging: Tekan Populasi Nyamuk Pembawa Virus

Menurut Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Kediri, Hendik Supriyanto, petugas melakukan fogging secara menyeluruh di seluruh lingkungan ponpes, khususnya pada titik-titik yang dinilai berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk.

“Pengasapan dilakukan setelah mendapatkan laporan adanya dua santri yang terkena DBD. Tujuan utama adalah untuk menekan angka populasi nyamuk agar tidak terjadi penularan lebih lanjut,” ujarnya.

Petugas menjelaskan bahwa musim hujan saat ini menjadi faktor utama peningkatan populasi nyamuk secara cepat. Kondisi tersebut disebabkan oleh banyaknya genangan air yang menjadi sarang ideal bagi nyamuk untuk berkembang biak.

Selain Fogging, Warga Diberikan Imbauan Kebersihan

Selain melakukan pengasapan, tim dari Dinkes Kota Kediri juga memberikan imbauan kepada seluruh warga ponpes agar selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Langkah ini diharapkan dapat mencegah terbentuknya genangan air yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk.

Total 5 Kasus DBD Desember 2025 – Januari 2026, Prediksi Meningkat

Sementara itu, data yang dicatat oleh petugas menunjukkan bahwa sejak bulan Desember 2025 hingga Januari 2026 telah tercatat sebanyak 5 kasus DBD di Kota Kediri. Dinkes Kota Kediri memprediksi bahwa angka kasus DBD akan terus bertambah seiring dengan berjalannya musim hujan pada bulan Januari ini.(Dan/Ali

Pos terkait

banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *