Kediri, Montera.co.id–Setelah beberapa hari berhenti beroperasi, Dapur Sarana Pangan Pemberdayaan Keluarga Sejahtera (SPPG) Tempurejo Kota Kediri resmi kembali beroperasi pada awal tahun 2026. Penyaluran makanan bergizi (MBG) pertama kali dilakukan ke TK Dharma Wanita di kawasan Ngletih, Kamis (8/1/2026), dan disambut dengan sangat gembira oleh puluhan siswa serta guru.
Kedatangan petugas dapur SPPG langsung menyulut kegembiraan para siswa yang telah menantikan kehadiran menu MBG. Pada hari pertama beroperasi ini, petugas menyediakan menu lokal khas Jawa Timur, yaitu nasi kuning dan ayam goreng. Sebanyak 95 siswa langsung menyantap makanan dengan lahap setelah dibagikan oleh guru-guru di sekolah tersebut.
Kepala Sekolah: MBG Memudahkan Wali Murid dan Tingkatkan Semangat Belajar
Susanti, Kepala Sekolah TK Dharma Wanita Ngletih, mengungkapkan rasa syukur atas kembali beroperasinya dapur SPPG. Menurutnya, hadirnya makanan bergizi gratis tidak hanya memudahkan wali murid dalam memenuhi kebutuhan makan anak-anak selama jam sekolah, tetapi juga mampu meningkatkan semangat belajar puluhan siswa di sekolahnya.
“Selain memudahkan wali murid, makanan bergizi yang diberikan secara rutin membuat anak-anak lebih bersemangat untuk datang dan belajar di sekolah,” ujar Susanti.
Kuota Tambahan 200 Porsi untuk Posyandu, Total Produksi Capai 3 Ribu Porsi per Hari
Menurut Rini Eka Setiawati, Kepala SPPG Tempurejo, hari ini merupakan hari pertama beroperasi pada awal tahun 2026. Tahun ini, dapur SPPG tersebut mendapatkan tambahan kuota sebanyak 200 porsi khusus untuk posyandu di wilayah Kota Kediri.
Pada periode awal tahun 2026 ini, Dapur SPPG Tempurejo mampu memproduksi hingga 3 ribu porsi menu makanan bergizi gratis setiap harinya. Ribuan porsi MBG tersebut dialokasikan untuk melayani 21 lembaga sekolah dan 3 posyandu yang tersebar di berbagai kawasan di Kota Kediri.(Dan/Ali)







