1.447 Krayon Warnai Taman Brantas, Cara Kediri Tanamkan Cinta Lingkungan dan Gemar Menabung Sejak Dini

Kediri,Montera.co.id– Taman Brantas Kota Kediri berubah menjadi lautan keceriaan pada Rabu (12/8/2026). Sebanyak 1.447 anak usia dini dari PAUD dan TK se-Kota Kediri duduk lesehan di bawah rindangnya pepohonan, sibuk menggoreskan krayon warna-warni di atas kertas gambar. Gelak tawa dan celoteh riang mereka pecah di ruang terbuka hijau kebanggaan warga Kediri itu.

Bukan sekadar lomba mewarnai. Kegiatan bertajuk Crayon Eco Kids ini punya makna ganda. Jumlah peserta 1.447 sengaja disesuaikan dengan usia Kota Kediri yang tahun ini genap 1.447 tahun.

Mengusung tema “Membangun untuk Lingkungan dan Masa Depan Mapan”, acara ini menjadi kolaborasi apik antara Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri untuk memperingati Hari Jadi Kota Kediri sekaligus Hari Indonesia Menabung.
Belajar Cinta Bumi Lewat Goresan Krayon
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati yang hadir langsung menyapa peserta, tampak antusias melihat karya-karya kecil itu.

Menurutnya, gambar yang diwarnai anak-anak tidak dipilih sembarangan. Semua visual dirancang edukatif – mulai dari membuang sampah pada tempatnya hingga mengolah sampah menjadi barang bernilai ekonomis.
“Kita ingin mengajarkan anak-anak kita dari usia dini agar punya kepedulian terhadap lingkungan. Saat saya keliling dan bertanya ke anak-anak, rata-rata mereka sudah paham apa maksud gambarnya,” ujar Vinanda.

Ia berharap, pemahaman yang ditanamkan lewat cara menyenangkan ini tidak berhenti di atas kertas, tapi terbawa hingga ke rumah dan sekolah.

Menabung Kecil, Mimpi Besar
Tak hanya soal lingkungan, Crayon Eco Kids juga menjadi panggung untuk mengenalkan literasi keuangan sejak dini.

Kepala OJK Kediri, Ismirani Saputri mengatakan, Agustus adalah momentum Hari Indonesia Menabung yang diperingati serentak se-Indonesia. Momen ini dimanfaatkan untuk melatih anak disiplin menyisihkan uang saku.

Bersama Bank Jatim dan BPR Kota Kediri, anak-anak bahkan langsung dibukakan rekening Simpanan Pelajar (SimPel) tanpa biaya administrasi.

“Kita membiasakan anak-anak PAUD dan TK ini untuk disiplin menabung mulai dari hal yang sangat kecil,” ungkap Ismirani.
Pendekatannya pun tak menggurui. Anak-anak diajak bermimpi dulu.

“Kita ajarkan mulai dari mimpi mereka, misalnya ingin punya sepeda baru. Dari situ kita dorong, ‘Yuk menyisihkan uang saku untuk membantu orang tua mewujudkan mimpinya.’ Jadi bertahap dari hal-hal kecil dulu,” pungkasnya.

Lewat sinergi edukasi lingkungan dan kemandirian finansial ini, Pemkot Kediri dan OJK ingin melahirkan generasi yang tidak hanya kreatif dan cerdas, tetapi juga peduli bumi dan siap menyongsong masa depan yang mapan dan sejahtera.(Dan/Ali)

Pos terkait

banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *