Kediri,Montera.co.id – Suasana tenang di jalur pendakian Bukit Klotok via Warung Bowono, Kota Kediri, mendadak riuh pada Selasa (28/7/2026) pagi. Seorang pendaki perempuan berinisial W (46) mengalami nasib naas usai tergelincir di tengah perjalanan turun sekitar pukul 10.00 WIB.
Insiden tersebut membuat warga asal Kelurahan Campurejo Gang 3 ini meringis kesakitan. Diduga kuat, korban mengalami dislokasi pada pergelangan kaki kirinya akibat pijakan yang licin, sehingga ia sama sekali tidak mampu melanjutkan langkahnya.
Kehangatan Warga dan Respons Cepat Tim URC
Di tengah rasa sakit yang memuncak, sisi kemanusiaan terpancar dari para pendaki lain yang kebetulan melintas. Tanpa ragu, mereka langsung merapat untuk memberikan pertolongan awal, merawat korban dengan tenang, dan memastikan keadaan tetap kondusif.
Tak butuh waktu lama, salah seorang pendaki segera menghubungi layanan darurat Lapor Mbak Wali 112.
Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kota Kediri merespons laporan tersebut sekitar pukul 10.31 WIB. Tim Unit Reaksi Cepat (URC) BPBD langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan proses asesmen dan evakuasi di medan yang cukup menantang.
Proses Evakuasi dan Penanganan Medis
Sekitar pukul 11.00 WIB, personil URC tiba di Pos Pendakian Warung Bowono. Setelah memberikan penanganan darurat awal di tempat guna menstabilkan kondisi kaki korban, proses evakuasi penanganan jalan turun pun dilakukan dengan hati-hati.
Usaha keras tim penyelamat membuahkan hasil. Pada pukul 12.45 WIB, korban berhasil dievakuasi hingga dasar dan langsung dirujuk ke RS Kilisuci Kota Kediri untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Imbauan BPBD: Utamakan Keselamatan Saat Menuruni Jalur
Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Joko Ariyanto, mengapresiasi kepedulian sesama pendaki dan respons cepat warga dalam melaporkan kejadian ini. Namun, ia juga memberikan catatan penting bagi para pencinta alam dan masyarakat umum yang gemar melakukan aktivitas pendakian.
”Kami mengimbau masyarakat yang hendak mendaki agar selalu memperhatikan kondisi fisik, menggunakan alas kaki yang sesuai, serta lebih berhati-hati terutama saat perjalanan turun karena risiko terpeleset cukup tinggi,” ujar Joko.
Joko juga mengingatkan pentingnya menyimpan nomor darurat agar penanganan dapat dilakukan sesegera mungkin jika terjadi hal yang tidak diinginkan.
”Jika terjadi kondisi darurat, segera laporkan agar bisa segera kami tindak lanjuti,” pungkasnya.(Dan/Ali)







