Hadi Setiawan Serap Aspirasi Guru dan Media: Fokus Kesejahteraan hingga Tantangan Digital

Kediri,Montera.co.id– Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, M. Hadi Setiawan, menggelar sosialisasi penguatan ukhuwah bersama puluhan tenaga pendidik dan insan pers di Gedung DPD Golkar Kabupaten Kediri, Senin (30/03/2026).

Acara ini menjadi wadah serap aspirasi terkait isu krusial yang dihadapi guru dan media di era transisi politik.

Kesejahteraan dan Kompetensi Guru Jadi Prioritas
​Ketua PWI Kediri, Bambang Iswahyudi, yang hadir dalam kesempatan tersebut, menyoroti tantangan berat yang dihadapi para guru saat ini. Menurutnya, masalah kesejahteraan dan Uji Kompetensi Guru (UKG) masih menjadi “pekerjaan rumah” yang harus segera diatasi oleh pemerintah melalui kebijakan legislatif.

​”Era saat ini, problematika guru adalah masalah kesejahteraan dan kompetensi. Kami berharap melalui Cak Hadi (Hadi Setiawan), kebijakan-kebijakan yang berpihak pada guru, termasuk percepatan program P3K, dapat terus dikawal demi kesejahteraan bersama,” ujar Bambang.

​Ia juga menegaskan bahwa media siap menjadi mitra strategis bagi para guru untuk menyuarakan aspirasi mereka jika terdapat kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada tenaga pendidik.

Kontrol Sosial dan Pembatasan Media Sosial bagi Anak
​Selain isu kesejahteraan, Bambang Iswahyudi mengingatkan peran penting guru dan orang tua dalam mengawasi penggunaan media sosial pada anak. Hal ini merujuk pada kebijakan terbaru pemerintah per 28 Maret 2026 yang membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16-18 tahun.

​”Anak-anak sekarang sering diberi ponsel agar ‘diam’, padahal ini risiko besar. Di sekolah ada guru, di rumah ada orang tua, dan di luar ada legislatif serta media sebagai kontrol sosial. Literasi digital harus dimulai dari sekarang agar komunikasi antara sekolah dan rumah tetap selaras,” tambah Ketua PWI Kediri tersebut.

Sinergi Menghadapi Peta Politik 2026-2029
​Menanggapi hal tersebut, M. Hadi Setiawan menyatakan bahwa masukan dari PWI dan para guru akan menjadi bahan evaluasi di komisi terkait. Ia memahami bahwa dinamika politik menuju 2029 akan sangat berubah, namun fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) tidak boleh goyah.

​”Tugas kami di legislatif adalah memastikan ada sumbangsih nyata pemerintah terhadap kebutuhan keuangan dan peningkatan ekonomi guru. Kami akan tampung usulan ini untuk diajukan dalam penganggaran di Komisi E DPRD Jatim,” tegas Hadi Setiawan yang juga Ketua DPD Golkar Kabupaten Kediri.

​Acara yang berlangsung hangat ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjaga kondusivitas wilayah serta memperkuat sinergi antara guru sebagai pendidik moral dan media sebagai penyampai informasi yang akurat.(Dan/Ali)

Pos terkait

banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *