MUSRENBANG KECAMATAN MOJOROTO 2027 DIBUKA WALIKOTA KEDIRI, FOKUS KE EMPAT SEKTOR UTAMA

Wali Kota Vinanda Prameswati Dorong Aspirasi Masyarakat Jadi Dasar Perencanaan Pembangunan

Kediri,Montera.co.id – Penyusunan arah pembangunan Kecamatan Mojoroto tahun 2027 resmi dimulai melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang digelar Senin (9/2/2026) di Gedung Serbaguna Kelurahan Bandar Lor. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati ini berperan sebagai forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskan usulan pembangunan dengan prioritas kebijakan Pemerintah Kota Kediri.

MUSRENBANG SEBAGAI PONDASI PERENCANAAN DAERAH

Akrab disapa Mbak Wali, Vinanda Prameswati menyampaikan bahwa Musrenbang memiliki peran krusial dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah. Melalui forum ini, seluruh pihak dapat bersama-sama mengidentifikasi permasalahan yang ada di Kecamatan Mojoroto, menggali potensi wilayah, serta menyusun rencana pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sebenarnya.

“Melalui Musrenbang ini, kita bersama-sama bisa mengidentifikasi permasalahan yang ada di Kecamatan Mojoroto, menggali potensi wilayah yang dimiliki, serta menyusun perencanaan pembangunan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ucapnya.

EMPAT FOKUS UTAMA PEMBANGUNAN TAHUN 2027

Wali Kota termuda di Jawa Timur tersebut menegaskan bahwa kebijakan pembangunan Kota Kediri difokuskan pada empat sektor utama, yaitu sumber daya manusia, infrastruktur, ekonomi kerakyatan, dan layanan publik.

Peningkatan Kualitas SDM Lewat Kesehatan dan Pendidikan

Prioritas pertama adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan. Mbak Wali mengajak masyarakat untuk menyampaikan segala hal yang perlu diperbaiki, baik terkait sarana prasarana pendidikan maupun layanan kesehatan agar peningkatan kualitas SDM dapat dirasakan secara nyata.

Pembangunan Infrastruktur yang Mendukung Kesejahteraan

Perhatian juga diarahkan pada sektor infrastruktur. Masyarakat diminta untuk menyampaikan kondisi wilayah yang membutuhkan penanganan, seperti drainase yang belum memadai, jalan rusak berpotensi kecelakaan, penerangan jalan umum, hingga jembatan yang mengalami kerusakan. Semua masukan akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program.

Penguatan Ekonomi Kerakyatan Melalui UMKM

Penguatan ekonomi kerakyatan menjadi fokus utama lainnya, terutama melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Tujuan utama adalah mengangkat warga yang belum mampu menjadi lebih berdaya dengan memprioritaskan UMKM milik warga usia produktif, khususnya kelompok desil satu sampai lima melalui pendampingan dan pelatihan agar produknya berkualitas dan dikenal luas.

Peningkatan Kualitas Layanan Publik yang Ramah

Program prioritas terakhir adalah peningkatan kualitas layanan publik. Menurut Mbak Wali, sarana dan prasarana di kantor kelurahan dan kecamatan harus lengkap dan layak agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal dan ramah.

PERENCANAAN CERMAT HADIRKAN KETERBATASAN ANGGARAN

Mengingat keterbatasan anggaran, Wali Kota menekankan pentingnya penyusunan perencanaan pembangunan yang cermat, selektif, dan inovatif. Penentuan skala prioritas yang tepat menjadi kunci agar program pembangunan tahun 2027 dapat direalisasikan secara efektif dan tepat sasaran.

“Karena anggaran terbatas, kita harus menentukan skala prioritas secara tepat agar program pembangunan tahun 2027 dapat direalisasikan secara efektif dan tepat sasaran,” jelasnya.

Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Kota Kediri berharap dapat menghasilkan program dan kegiatan pembangunan yang berkualitas, realistis, berorientasi pada hasil, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

BERBAGAI PARA PEMIMPIN HADIR MERIAHKAN KEGIATAN

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Pejabat Sementara (Pj) Sekretaris Daerah M. Ferry Djatmiko, para asisten, staf ahli, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Kediri, Camat Mojoroto Abdul Rahman, seluruh lurah se-Kecamatan Mojoroto, serta berbagai perwakilan masyarakat dari berbagai elemen.(Dan/Ali)

Pos terkait

banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *