Damkar Kediri Tangani Dua Kasus Hewan Berbahaya dalam Sehari – Tidak Ada Korban

Petugas evakuasi sarang tawon Vespa dan ular Python besar secara aman di Ngadiluwih dan Grogol

Kediri,Montera.co.id – Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga keamanan dan keselamatan warga. Pada Jumat (6/2/2026), dalam kurun waktu hanya satu hari, petugas dari Pos Damkar Ngadiluwih dan Pos Damkar Grogol berhasil mengevakuasi dua jenis hewan berbahaya yang mengancam pemukiman warga.

Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengonfirmasi bahwa seluruh rangkaian kegiatan evakuasi berjalan dengan sangat lancar. Tidak ada korban jiwa maupun luka yang terjadi, baik dari pihak warga maupun petugas yang terlibat di lapangan.

SORE HARI: SARANG TAWON VESPA BERBAHAYA DI NGADILUWIH DIMUSNAHKAN

Aksi pertama dilakukan pada sore hari di Dusun Slumbung, Desa Slumbung, Kecamatan Ngadiluwih. Laporan datang dari pemilik rumah, Adi Suryanto, yang menemukan sarang tawon Vespa menggantung di atap rumahnya saat sedang membersihkan halaman.

“Tim Damkar Pos Ngadiluwih berangkat ke lokasi tepat pukul 17.09 WIB. Mengingat jenis tawon Vespa termasuk sangat berbahaya dan agresif, petugas mengambil langkah evakuasi dengan cara pembakaran menggunakan gas LPG agar koloni tawon tidak menyebar ke area sekitar,” jelas Kaleb.

Proses evakuasi yang dipimpin oleh Kabid Pencegahan Kebakaran berlangsung selama kurang lebih 30 menit dan dinyatakan selesai sesuai standar operasional prosedur (SOP) pada pukul 17.43 WIB.

MENJELANG TENGAH MALAM: ULAR PYTHON BESAR DI GROGOL DIAMANKAN

Tak berhenti di situ, tantangan baru muncul menjelang tengah malam. Sekitar pukul 23.40 WIB, warga Dusun Santren Kidul, Desa Cerme, Kecamatan Grogol, terkejut dengan kemunculan seekor ular Python berukuran besar di area belakang rumah.

Setelah menerima laporan dari Sdr. Ibnu Nasikin, Tim Damkar Pos Grogol langsung bergerak ke lokasi kejadian. Dengan menggunakan peralatan khusus berupa tongkat penangkap ular dan sarung tangan pelindung, petugas hanya membutuhkan waktu 10 menit untuk mengamankan reptil tersebut dengan aman.

Ular yang memiliki berat sekitar 5 kilogram dan panjang mencapai 3 meter berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup. Saat ini, reptil tersebut telah disimpan di tempat yang aman dan akan segera dipindahkan ke habitat alaminya yang jauh dari pemukiman warga.

KOMITMEN 24 JAM UNTUK MASYARAKAT

Rentetan kejadian evakuasi hewan berbahaya ini menjadi bukti nyata kesiapsiagaan Damkar Kabupaten Kediri dalam menangani tugas tambahan berupa penyelamatan hewan liar selain tugas utama mereka sebagai pemadam kebakaran.

“Kami menghimbau seluruh masyarakat Kabupaten Kediri agar tidak ragu untuk melaporkan segala kejadian yang membahayakan nyawa dan keselamatan, baik itu kebakaran maupun munculnya hewan liar berbahaya. Petugas kami siap siaga 24 jam untuk memberikan pertolongan cepat dan tepat,” pungkas Kaleb Untung Satrio Wicaksono.(Dan/Ali)

Pos terkait

banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *