Kegiatan Tasyakuran Tandai Dimulainya Operasional Dapur Gizi yang Sudah Berjalan Sejak Sehari Sebelumnya
Kediri.Montera.co.id – Kepolisian Resor (Polres) Kediri resmi meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kedua yang berlokasi di lingkungan Mampet, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, pada hari Selasa (27/1/2026). Peresmian yang diwarnai dengan kegiatan tasyakuran juga menandai dimulainya operasional dapur gizi yang telah aktif sejak satu hari sebelumnya.
ALHAMDULILLA, OPERASIONAL SUDAH BERJALAN SEJAK KEMARIN
Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji menyampaikan bahwa keberadaan SPPG kedua ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung program nasional. “Pada hari ini kami melaksanakan tasyakuran peresmian pembukaan SPPG Polres Kediri yang kedua. Alhamdulillah, operasionalnya sudah aktif sejak kemarin,” ujarnya di sela kegiatan.
Dengan adanya SPPG di Plosoklaten, kini Polres Kediri memiliki dua unit dapur gizi yang tersebar di wilayah Kabupaten Kediri, yaitu di Kecamatan Plemahan dan Plosoklaten.
DUKUNG PROGRAM ASTA CITA PRESIDEN PRABOWO
Menurut AKBP Bramastyo, SPPG merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, khususnya dalam penyediaan makan bergizi gratis bagi generasi muda. “SPPG ini diharapkan dapat mendukung program makan bergizi gratis untuk anak-anak sekolah, ibu hamil, balita, serta kelompok 3T atau yang membutuhkan perhatian khusus,” jelasnya.
Program ini tidak berjalan sendiri, melainkan mendapat dukungan dari pemerintah daerah serta unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), baik dalam hal pendampingan maupun pemenuhan kebutuhan operasional.
TAHAP AWAL LAYANI 2.990 ORANG DARI 21 SEKOLAH
Pada tahap awal operasional, SPPG di Plosoklaten melayani kebutuhan makan bergizi bagi siswa dari 21 sekolah dengan total penerima manfaat sekitar 2.990 orang. Jumlah tersebut bersifat dinamis dan akan terus disesuaikan sesuai kebutuhan.
“Nantinya jika sudah beroperasi secara penuh, SPPG ini ditargetkan bisa melayani sekitar 27 hingga 28 sekolah,” ucap AKBP Bramastyo. Ia berharap, keberadaan SPPG dapat memberikan dampak nyata dalam peningkatan kualitas gizi anak-anak dan mendukung terciptanya generasi sehat dan unggul di Kabupaten Kediri.(Dan/Ali)







