Kediri, Montera.co.id– Atmosfer panas menyelimuti persiapan Persik Kediri menjelang laga sarat gengsi bertajuk Derby Jawa Timur. Ribuan suporter setia, Persikmania, memadati sesi latihan skuad Macan Putih di Stadion Gelora Daha Jayati pada Jumat sore, 9 Januari 2026. Kehadiran mereka menjadi suntikan moral luar biasa bagi Ze Valente dan kawan-kawan sebelum bertolak menghadapi Arema FC.
Sorak-sorai, chant, hingga yel-yel penyemangat menggema di seluruh penjuru stadion, mengubah suasana latihan menjadi layaknya pertandingan resmi. Dukungan masif ini bertujuan untuk memompa mentalitas bertanding para pemain agar tampil habis-habisan demi menjaga marwah Kediri di kancah nasional.
Coach Marcos Reina Torres Fokus Strategi dan Mentalitas
Pelatih kepala Persik Kediri, Marcos Reina Torres, mengaku terkesima dengan loyalitas yang ditunjukkan suporter. Pelatih asal Spanyol tersebut menegaskan bahwa kehadiran Persikmania secara langsung di lapangan sangat membantu pemain memahami besarnya ekspektasi dan arti penting kemenangan dalam sebuah laga derby.
”Saya sangat berterima kasih atas dukungan ini. Ketika suporter hadir, para pemain bisa merasakan getaran betapa pentingnya pertandingan hari Minggu nanti. Ini bukan sekadar laga biasa, ini soal harga diri,” ujar Marcos saat ditemui usai sesi latihan, Jumat (9/1/2026).
Marcos menambahkan, persiapan teknis terus dimatangkan. Ia telah melakukan analisis mendalam melalui rekaman video pertandingan Arema FC untuk menentukan skema permainan yang paling efektif.
“Kami sudah memetakan gaya bermain Arema. Sekarang fokus kami adalah bermain dengan tanggung jawab penuh untuk mencuri tiga poin,” tegasnya.
Persaingan Sengit di Papan Klasemen
Laga yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 11 Januari 2026 ini diprediksi akan berjalan sangat ketat. Selain rivalitas historis, posisi kedua tim di papan klasemen sementara Liga Indonesia musim 2025/2026 juga menjadi pemicu tensi tinggi.
Persik Kediri dan Arema FC saat ini bersaing ketat dengan selisih poin yang sangat tipis. Kemenangan di laga ini tidak hanya memberikan poin penuh, tetapi juga menjadi modal berharga untuk merangkak naik ke posisi 10 besar.
Bentuk Dukungan Nyata: Mengangkat Mental Macan Putih
Perwakilan Persikmania, Dian, mengungkapkan bahwa aksi “ngluruk” ke sesi latihan ini merupakan inisiatif spontan sebagai bentuk dukungan moral. Menurutnya, suporter ingin memastikan para pemain tidak merasa berjuang sendirian di lapangan hijau.
”Kami datang ke sini murni untuk mengangkat mental pemain. Kami ingin mereka tahu bahwa Persikmania ada di belakang mereka. Harapan kami jelas, bawa pulang tiga poin dari derby Jatim ini!” ucap Dian dengan semangat.
Dengan modal dukungan ribuan suporter dan persiapan taktik yang matang, Persik Kediri optimis dapat menampilkan performa maksimal. Akankah Macan Putih berhasil membungkam Singo Edan di hadapan publiknya? Menarik untuk kita nantikan akhir pekan ini.(Dan/Ali)







