Kondisi Layanan Kesehatan Lansia Masih Terbatas
Kediri,Montera.co.id– Rumah Kemanusiaan Lansia, Ibu, dan Anak GUSDURian Mojokutho di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri masih menghadapi keterbatasan layanan kesehatan rutin bagi para lansia. Menurut Koordinator tempat tersebut, Anugrah Yulianto atau akrab disapa Antok Mbeler, layanan kesehatan yang diterima penghuni lansia lebih banyak berasal dari komunitas dan relawan, bukan kunjungan langsung dari instansi terkait.
“Kalau bantuan cek kesehatan dan pengobatan gratis biasanya dari lembaga atau komunitas. Untuk kunjungan rutin dari dinas kesehatan ke rumah lansia secara langsung sampai sekarang belum ada,” ujar Antok pada Jumat (9/1/2026).
Antok menjelaskan, pihaknya selama ini mengandalkan relawan medis yang datang secara pribadi. Sementara layanan dari fasilitas kesehatan pemerintah hanya bisa diakses jika lansia dibawa ke puskesmas atau rumah sakit rujukan, meskipun dengan prioritas khusus. Namun, untuk lansia yang tidak mampu berjalan sendiri, akses tersebut masih menjadi tantangan.
“Kondisi ini semakin berat karena kami belum memiliki ambulans, sementara sebagian besar lansia menderita penyakit kronis seperti diabetes dan stroke. Kami juga mendampingi lansia di beberapa titik lain seperti Pasar Loak, sehingga sangat berharap ada kunjungan kesehatan secara kontinu dari pemerintah,” tambahnya. Saat ini, rumah kemanusiaan tersebut mendampingi hampir 50 lansia, serta anak-anak dan warga lain yang mendapatkan layanan sosial dari relawan.
Komunitas Ganesha Gelar Bakti Sosial Kesehatan dan Pangan
Di tengah kondisi tersebut, komunitas Gabungan Asosiasi Aneka Usaha (Ganesha) Kabupaten Kediri menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis beserta penyaluran bantuan pangan bagi para lansia.
Ketua Ganesha Kabupaten Kediri, Yoheni Sri Susanti, menyatakan bahwa kegiatan ini berasal dari kepedulian anggota yang melihat langsung kondisi kesehatan lansia di tempat tersebut. “Banyak mbah-mbah di sini yang mengalami stroke dan diabetes. Dari situ kami berinisiatif bersama anggota untuk menghadirkan cek kesehatan gratis,” ujarnya.
Menurut Yoheni, kegiatan bakti sosial kali ini akan dijadikan bahan evaluasi untuk tindak lanjut ke depan, khususnya dalam mendukung layanan kesehatan lansia di Rumah Kemanusiaan GUSDURian Mojokutho Pare.(Dan/Ali)







