Bupati Kediri: Pelantikan Pejabat Tinggi Bukan Seremonial, Waspadai Mutasi Berdasarkan Kinerja

Penegasan Penting Saat Pelantikan di Gedung Tegowangi

Kediri, Montera.co.id– Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) menegaskan bahwa pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri bukan sekadar agenda seremonial. Ia mengingatkan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) agar tidak merasa berada di zona nyaman, karena mutasi jabatan bisa dilakukan sewaktu-waktu berdasarkan hasil evaluasi kinerja.

Penegasan tersebut disampaikan pada pelantikan dan pengambilan sumpah/janji pejabat, Kamis (8/1/2026), di Gedung Tegowangi. Beberapa jabatan strategis yang dilantik antara lain Kepala Inspektorat, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta Kepala Dinas Sosial.

Setiap OPD Diberikan Arahan Khusus

Dalam sambutannya, Mas Dhito menyatakan bahwa posisi yang diisi memiliki peran krusial dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, sehingga perlu penekanan khusus. “Pesannya jelas, jangan merasa berada di zona nyaman. Bisa saja sewaktu-waktu dilakukan mutasi,” tegasnya.

Kepada Kepala Dinas Sosial, ia meminta pembenahan data penerima bantuan sosial agar tidak terjadi kesalahan sasaran. “Desil 1 sampai desil 5 tidak boleh tertukar dengan desil 6 sampai desil 10. Ketepatan sasaran harus benar-benar ideal,” ujarnya, sekaligus menekankan kecepatan respons dalam menangani kondisi darurat sosial seperti lansia terlantar.

Untuk Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Mas Dhito menilai sektor ini memiliki pekerjaan rumah besar terkait pengelolaan destinasi dan pendapatan daerah. “Pendapatan Asli Daerah tidak boleh turun. Kebocoran retribusi masih cukup tinggi dan harus segera diperbaiki,” katanya, menyebut target penuntasan pengembangan Wisata Gunung Gelut, pembenahan Wisata Tubulan, serta penyelesaian pembangunan museum.

Kepada Kepala BKPSDM, ia meminta adanya roadmap manajemen talenta yang jelas, mengingat masih terdapat ASN yang stagnan dan uji kompetensi yang belum tuntas (masih tersisa 10 persen dari target 90 persen). “Roadmap jenjang karier harus dibuat dan regenerasi harus dilakukan,” tegasnya.

Mas Dhito juga menyoroti persoalan retribusi parkir di Dinas Perhubungan dan meminta ketegasan agar potensi pendapatan dapat masuk optimal. Sementara kepada Kepala Inspektorat, ia menekankan pentingnya peningkatan nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK yang diimbangi implementasi nyata di lapangan. “Jangan hanya mengejar skor MCP, tetapi realisasinya tidak berjalan. Dalam posisi ini harus siap tidak disukai,” ucapnya.

Beberapa Jabatan Plt Akan Segera Diisi Definitif

Mas Dhito menyampaikan bahwa masih terdapat sejumlah jabatan yang berstatus pelaksana tugas (Plt). Ia memastikan akan segera berkoordinasi dengan Kepala BKPSDM yang baru dilantik untuk mempercepat pengisian jabatan definitif. “Setelah ini saya akan langsung rapat dengan Kepala BKPSDM untuk membahas pengisian Plt agar segera diisi pejabat definitif,” jelasnya.

Daftar Pejabat yang Dilantik

Pada pelantikan ini, Rendy Agatha Sakaira resmi menjabat sebagai Kepala BKPSDM menggantikan Noor Rokhayati yang memasuki masa pensiun. Wirawan yang sebelumnya menjabat Plt Inspektur kini menjadi Inspektur definitif.

Subur Widono (dahulu Camat Wates) dipercaya sebagai Kepala Dinas Sosial, sementara Ariyanto (dahulu Plt Kadinsos) menjabat Sekretaris Dinsos. Mustika Prayitno Adi ditetapkan sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta Nizam Subakti resmi menjadi Kepala Dinas Perhubungan definitif sekaligus tetap menjabat Camat Pare.

Rendy Agatha Sakaira menyatakan siap menjalankan arahan bupati, termasuk percepatan pengisian jabatan dan penataan manajemen kepegawaian. “Kami mohon doa dan dukungan agar dapat menjalankan tugas dengan baik dalam mendukung visi dan misi Mas Bupati serta pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Kediri,” ujarnya.(Dan/Ali)

Pos terkait

banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *