Madiun, Montera.co.id– PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun bertindak tegas dan cepat merespons aksi vandalisme serta pencurian baut penambat rel yang terjadi di wilayahnya.
Langkah ini diambil guna menjamin keselamatan ribuan penumpang yang melintasi jalur tersebut setiap harinya.
Kejadian bermula saat petugas menemukan sejumlah baut penambat rel hilang di KM 127 + 358 petak jalan Blitar–Rejotangan pada Rabu (7/1). Hilangnya komponen vital ini berpotensi mengganggu stabilitas jalur dan membahayakan perjalanan kereta api jika tidak segera ditangani.
Penanganan Cepat Demi Keselamatan Publik
Menindaklanjuti temuan tersebut, KAI Daop 7 Madiun langsung menerjunkan tim prasarana ke lokasi. Petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh serta memasang kembali baut-baut yang hilang sesuai dengan standar keselamatan perkeretaapian yang ketat.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa pihaknya tidak menoleransi tindakan yang mengancam nyawa publik tersebut.
”Baut penambat rel adalah komponen vital. Kehilangannya dapat berdampak serius terhadap keselamatan perjalanan kereta api. KAI Daop 7 Madiun bergerak cepat melakukan perbaikan agar operasional KA tetap aman,” ujar Tohari dalam keterangan resminya, Kamis (8/1).
Perketat Keamanan dan Patroli Jalur
Selain melakukan perbaikan fisik, KAI Daop 7 kini meningkatkan intensitas patroli pengamanan di titik-titik rawan.
Koordinasi dengan aparat penegak hukum setempat juga diperkuat untuk memburu pelaku dan mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Pihak KAI mengingatkan bahwa tindakan mencuri komponen rel bukan sekadar pencurian biasa, melainkan sabotase yang bisa berujung pada kecelakaan fatal (kereta anjlok).
Apresiasi Peran Aktif Masyarakat
Dalam kesempatan ini, KAI Daop 7 Madiun memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga yang peduli dan melaporkan adanya aktivitas mencurigakan. Informasi dari masyarakat dinilai sangat krusial dalam pencegahan dini gangguan keamanan prasarana.
”Partisipasi masyarakat sangat kami apresiasi. Laporan yang disampaikan menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap keselamatan. Sinergi antara KAI dan masyarakat sangat penting,” tambah Tohari.
KAI mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan segera melaporkan melalui call center atau petugas keamanan terdekat jika melihat tindakan vandalisme di sekitar jalur rel. “Keselamatan perjalanan kereta api adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.(Dan/Ali)







