Madiun,Montera.co.id– PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memperkuat komitmennya dalam meningkatkan standar keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api. Langkah konkret yang diambil adalah penguatan layanan Pos Kesehatan Stasiun (Poskes) yang beroperasi 24 jam sehari-hari di wilayahnya.
Poskes Sebagai Garda Terdepan Kesehatan di Stasiun
Kehadiran Poskes menjadi bagian integral dari sistem pelayanan terpadu untuk memberikan perlindungan kesehatan maksimal bagi pelanggan maupun petugas selama berada di area stasiun. Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa Poskes berfungsi sebagai garda terdepan dalam memberikan penanganan medis awal.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap situasi medis yang muncul di lingkungan stasiun dapat direspon secara cepat dan tepat. Kehadiran tenaga kesehatan profesional di Poskes adalah jaminan bahwa aspek keselamatan kesehatan pelanggan menjadi prioritas utama kami,” ujar Tohari.
Layanan Komprehensif dari P3K Hingga Rujukan
Layanan kesehatan di Daop 7 Madiun dirancang secara komprehensif, meliputi tiga poin utama:
1. Pemeriksaan Kesehatan Awak KA (Posrikes): Memastikan masinis, asisten masinis, dan kondektur dalam kondisi fit sebelum berdinas. Petugas kesehatan dilarang memberikan obat yang menyebabkan kantuk demi keselamatan perjalanan.
2. Penanganan P3K & Darurat Medis: Melayani keluhan kesehatan mendadak atau insiden medis yang dialami pelanggan di kawasan stasiun.
3. Sistem Rujukan: Menyelenggarakan koordinasi cepat untuk rujukan ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat jika memerlukan penanganan lanjutan.
Sebaran Lokasi Poskes di Stasiun Strategis
Untuk menjangkau pelayanan secara luas, Poskes tersedia di stasiun-stasiun strategis di wilayah Daop 7 Madiun, antara lain:
– Stasiun Madiun (MN)
– Stasiun Nganjuk (NJ)
– Stasiun Kertosono (KTS)
– Stasiun Jombang (JG)
– Stasiun Kediri (KD)
– Stasiun Tulungagung (TA)
– Stasiun Blitar (BL)
Selain itu, terdapat 1 lokasi Posrikes khusus yang berpusat di UPT Crew KA Madiun untuk memantau kesiapan fisik awak kereta api sebelum menjalankan tugas.
Siap Menghadapi Masa Nataru dengan Pelatihan Petugas
Seluruh Poskes telah dilengkapi dengan tenaga kesehatan profesional dan peralatan medis standar yang memadai. Penempatan lokasi di dalam stasiun memudahkan akses bagi siapa saja yang membutuhkan bantuan segera.
Sebelum memasuki masa angkutan Nataru 2025/2026, petugas frontliner seperti kondektur, teknisi KA, prama/prami, OTC, ticket officer, dan CSOS juga mendapat pembekalan pelatihan penanganan kegawatdaruratan. Hal ini agar mereka segera sigap ketika menemukan pelanggan yang membutuhkan penanganan cepat.
“Kami berharap kehadiran Pos Kesehatan yang siaga 24 jam ini memberikan ketenangan dan keyakinan bagi seluruh pelanggan terutama dalam masa angkutan Nataru saat ini dimana okupansi penumpang cukup tinggi. KAI Daop 7 Madiun akan terus berupaya menghadirkan layanan terbaik agar setiap perjalanan pelanggan berlangsung lebih aman, nyaman, dan terlindungi,” tutup Tohari.(Dan/Ali)







